Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional [RABN] Warning: Awasi Oknum Jual-Beli Titik MBG dan Lapak
RABN.CO.ID, PEMALANG – Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) mengeluarkan peringatan keras terkait dugaan praktik jual-beli titik dan lapak dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) yang diluncurkan pemerintah Prabowo Subianto. Peringatan ini disampaikan setelah tim relawan menemukan sejumlah indikasi manipulasi lapangan yang berpotensi menyelewengkan bantuan rakyat.(8/12/2025)
Ketua Umum RABN – Agus Winarno,SH., menyebut praktik tersebut mulai tercium sejak beberapa Minggu terakhir. “Kami mendapatkan laporan dari daerah bahwa ada oknum yang mencoba memperdagangkan titik dapur dan lapak MBG. Ini bukan hanya penyimpangan, tapi pengkhianatan terhadap hak anak bangsa,” ujarnya, Senin pagi.
Menurut RABN, pola permainan yang diduga terjadi cukup seragam: titik dapur MBG yang seharusnya dibangun berdasarkan kebutuhan wilayah justru diperdagangkan kepada pihak tertentu dengan iming-iming keuntungan. Lapak distribusi pun disebut-sebut dijadikan komoditas oleh oknum yang memiliki akses ke proses teknis dan pendataan.
“Ini jelas tidak wajar. Kalau titik dan lapak sudah diperdagangkan, maka program MBG tidak lagi berorientasi pada manfaat, tapi berubah menjadi pasar gelap yang menguntungkan sekelompok orang,” kata kepala biro rabn.co.id Jawa Tengah.
Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional [RABN] kembali menegaskan, RABN akan meneruskan temuan lapangan kepada aparat penegak hukum, termasuk meminta audit penuh terhadap distribusi titik MBG di beberapa daerah dengan tingkat kejanggalan tertinggi. “Kami tidak akan berhenti. Program ini untuk anak-anak Indonesia—bukan untuk oknum yang serakah,” tegas Agus
Sejumlah daerah disebut sudah mulai melakukan pengetatan internal, namun RABN meminta pemerintah pusat turun langsung agar penanganan tidak hanya berhenti pada teguran administratif. “Kalau dibiarkan, praktik seperti ini akan menjadi tradisi gelap,” imbuhnya
Di akhir pernyataannya, Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional [RABN] Agus Winarno ,SH., memberi pesan tajam:
“Negara sudah menyiapkan makan bergizi untuk rakyat. Jangan biarkan oknum mengubah dapur rakyat menjadi dapur mafia.”(Red/MF)
Editor: Sofid











