Tragedi di Puncak Gunung Slamet: Jenazah Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Ditemukan
RABN CO.ID, PEMALANG – Pendaki muda asal Magelang, Jawa Tengah, bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18 tahun), ditemukan meninggal dunia setelah hilang selama 17 hari di Gunung Slamet. Penemuan jenazah ini terjadi pada Rabu (14/1/2026),sekitar pukul 10.00,Wib di lereng puncak sisi selatan Gunung Slamet, tepatnya di jalur Punggungan Gunung Malang dekat area Watu Langgar, di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.
Kronologi Kejadian.
Syafiq mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu malam (27/12/2025) bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran. Mereka melakukan pendakian tektok atau cepat dalam satu hari tanpa bermalam, terdaftar di basecamp sekitar pukul 23.00 WIB, dan direncanakan turun esok sore.
Himawan ditemukan lemas dengan cedera kaki di Pos 9, menyatakan Syafiq turun lebih dulu mencari bantuan tapi tak kembali, sehingga kontak terputus.
Upaya Pencarian yang Padat.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan menyisir berbagai titik meski cuaca buruk, tapi operasi resmi ditutup setelah 8-9 hari tanpa hasil pada awal Januari 2026.
Keluarga dan komunitas pendaki lanjutkan pencarian mandiri, bahkan libatkan tokoh lokal seperti Rival Altaf meski tanpa konfirmasi resmi; sempat tercium bau bangkai tapi belum terverifikasi.
Penemuan akhir di hari ke-17 disampaikan via Instagram MoutNesia pukul 10.22 WIB.
Kondisi dan Evakuasi.
Syafiq ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, diduga akibat tersesat setelah mengalami kram di puncak aliran air batas vegetasi.
Evakuasi jenazah masih berlangsung saat kabar menyebar, menambah duka publik atas insiden memilukan di gunung tertinggi Jawa Tengah ini.(Red/MF)
Editor:Sofid











