News

Minim Transparansi, Penjaringan Perangkat Desa Sambeng Dipertanyakan

×

Minim Transparansi, Penjaringan Perangkat Desa Sambeng Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

Minim Transparansi, Penjaringan Perangkat Desa Sambeng Dipertanyakan

RABN.CO.ID, PEMALANG – 4 Januari 2026 – Proses Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Sambeng, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, menuai sorotan tajam. Aparat keamanan wilayah setempat menilai tahapan seleksi tersebut minim transparansi dan berpotensi menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Kanit Binmas Kecamatan Bantarbolang menyampaikan bahwa pihak keamanan, baik dari unsur Babinsa maupun Bhabinkamtibmas, sama sekali tidak menerima pemberitahuan resmi dari Pemerintah Desa Sambeng terkait pelaksanaan penjaringan dan penyaringan perangkat desa tersebut.

Padahal, menurutnya, dalam praktik di banyak desa lain, keterlibatan atau setidaknya pemberitahuan kepada unsur keamanan menjadi bagian penting untuk menjaga kondusivitas dan mencegah konflik pasca seleksi.

“Kami dari pihak Kamtibmas wilayah Kecamatan Bantarbolang, baik Babinsa maupun Bhabinkamtibmas, tidak pernah menerima pemberitahuan dari Desa Sambeng terkait penjaringan dan penyaringan perangkat desa,” ujarnya.

Lebih jauh, aparat keamanan mengungkapkan tiga poin krusial yang menjadi pertanyaan besar dari para peserta seleksi dan masyarakat sekitar:
1. Pembuatan soal ujian dilakukan tanpa disaksikan oleh peserta, sehingga menimbulkan keraguan terhadap objektivitas dan independensi panitia.
2. Proses koreksi dilakukan secara tertutup, tidak disaksikan peserta, berbeda dengan praktik di desa-desa lain yang lebih terbuka.
3. Hasil tes tidak diumumkan secara terbuka di papan pengumuman dan tidak disaksikan langsung oleh peserta maupun saksi dari masing-masing peserta.

Kondisi tersebut, menurut aparat, menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat Bantarbolang dan sekitarnya, terlebih diketahui ada beberapa peserta yang berasal dari luar kecamatan.

Kanit Binmas mengaku telah menyampaikan langsung keberatan dan peringatan kepada Ketua Panitia Penjaringan melalui sambungan telepon. Ia menegaskan bahwa apabila di kemudian hari muncul ketidakpuasan dari peserta akibat kinerja panitia, pihak keamanan tidak ingin diseret-seret.

“Saya sudah sampaikan ke Ketua Panitia, apabila ke depan ada peserta yang tidak puas dengan kinerja panitia, jangan membawa-bawa pihak keamanan, baik Danramil, Kapolsek, maupun anggotanya,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah melaporkan persoalan ini ke pimpinan, sehingga secara institusional tanggung jawab pengamanan telah dijalankan sesuai prosedur.

“Lebih jelasnya, silakan langsung ke Danramil dan Kapolsek Bantarbolang. Kami sudah menyampaikan dan menyelesaikan laporan ke pimpinan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Sambeng maupun Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan minimnya transparansi tersebut.

Publik kini menunggu kejelasan dan sikap terbuka dari panitia maupun pemerintah desa, agar proses seleksi perangkat desa benar-benar berjalan adil, transparan, dan bebas dari kecurigaan, demi menjaga kepercayaan masyarakat serta stabilitas sosial di wilayah Kecamatan Bantarbolang.(Red-Tim liputan)

Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *