Kades Semaya Tegaskan Hak Berobat Warga Miskin Tak Boleh Kalah oleh Proyek Jalan
RABN.CO.ID, PEMALANG – 6 Februari 2026. Kepala Desa Semaya, Joko Wijoyo, menegaskan bahwa hak dasar warga miskin untuk memperoleh layanan kesehatan harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan. Hal itu ia sampaikan (5/2), dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), dengan kritik keras terhadap praktik administrasi yang kerap menghambat warga saat membutuhkan pengobatan mendesak.
Menurut Joko, warga miskin seharusnya tetap dilayani terlebih dahulu meski belum tercatat atau aktif dalam sistem jaminan kesehatan. Ia menilai, urusan administrasi tidak boleh mengorbankan keselamatan nyawa.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada orientasi pembangunan fisik semata, seperti infrastruktur jalan, sementara sektor kesehatan justru terpinggirkan.
Baginya, pembangunan akan kehilangan makna jika masyarakat sulit mengakses layanan kesehatan,tegas Joko.
Selain itu, Joko menyoroti persoalan data kemiskinan yang dinilai masih bermasalah dan berdampak pada ketidaktepatan sasaran bantuan sosial, termasuk layanan kesehatan. Ia menekankan bahwa kepala desa adalah pihak yang paling memahami kondisi riil warganya.
Pernyataan tersebut dinilai relevan dengan dinamika kebijakan layanan kesehatan di Kabupaten Pemalang, khususnya perubahan mekanisme Universal Health Coverage (UHC) per awal 2026, yang berpotensi berdampak pada masyarakat miskin.
Joko berharap pemerintah daerah lebih berpihak pada warga rentan dan menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan.
(Red/Rukhin)
Editor:Sofid











