DARURAT! Jembatan Sungai Mendelem Amblas, Akses Semingkir–Watukumpul Terputus Total
RABN.CO.ID,PEMALANG – Bencana alam pergeseran tanah menyebabkan Jembatan Sungai Mendelem yang berada di perbatasan Desa Wisnu dan Desa Majakerta, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, amblas dan terputus total.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, mengakibatkan akses utama Jalan Raya Semingkir–Watukumpul lumpuh.
Berdasarkan laporan di lapangan, amblasnya jembatan dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Watukumpul dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan pergerakan tanah di sekitar jembatan, hingga dudukan elastomer (bantalan karet penyangga jembatan) bergeser perlahan dari pondasinya.
Sejak beberapa pekan terakhir, tanda-tanda kerusakan mulai terlihat pada struktur Jembatan Sungai Mendelem.Pergeseran elastomer semakin melebar hingga mencapai sekitar 50 sentimeter.
Menyikapi kondisi tersebut, pada Sabtu (7/2/2026) pihak UPJI Kecamatan Watukumpul telah menutup sementara akses Jalan Raya Semingkir–Watukumpul demi keselamatan pengguna jalan.
Namun, pada Minggu dini hari pukul 03.05 WIB, struktur jembatan akhirnya ambles, disertai lepasnya dudukan elastomer dari pondasi utama.
Dampak dan Kerugian
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun secara materiil, Jembatan Sungai Mendelem mengalami kerusakan berat dan tidak dapat difungsikan.
Akibat amblasnya jembatan, seluruh kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas, sehingga arus lalu lintas masyarakat terpaksa dialihkan melalui jalur memutar lewat Kecamatan Belik, yang membutuhkan waktu tempuh lebih lama.
Upaya Warga dan Penanganan Awal
Sebagai langkah darurat, warga setempat secara swadaya membangun jembatan darurat dari kayu agar kendaraan roda dua, khususnya untuk aktivitas anak sekolah, masih bisa melintas.
Petugas terkait telah mendatangi lokasi kejadian (TKP) dan melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan untuk segera ditindaklanjuti.
Hingga saat ini, pergerakan tanah di sekitar jembatan masih berlangsung, sehingga masyarakat diminta tetap waspada.
Akses Vital Warga Terancam
Jalan Raya Semingkir–Watukumpul diketahui merupakan jalur utama penopang aktivitas perekonomian, pendidikan, dan mobilitas warga Kecamatan Watukumpul.
Warga berharap penanganan darurat segera dilakukan oleh pemerintah daerah agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal dan risiko bencana susulan dapat diminimalkan.
(Red-Tim liputan)
Editor:Sofid











