PG FC Majakerta Melaju ke Semifinal Semingkir Open II 2026, Cerminan Pembinaan Sepak Bola Berbasis Masyarakat
RABN.CO.ID, PEMALANG – Semangat kompetisi, sportivitas, dan partisipasi masyarakat kembali mewarnai gelaran Turnamen Semingkir Open II 2026. Dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di Stadion Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, PG FC (Pawang Gludug) Majakerta berhasil memastikan langkah ke babak semifinal setelah menundukkan Mandiraja FC melalui drama adu penalti dengan skor 4-3. Selasa (2/6/2026)
Laga yang berlangsung di hadapan ribuan penonton tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga sepak bola. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim menampilkan permainan kompetitif dengan semangat juang tinggi dan menjunjung nilai-nilai fair play yang menjadi fondasi utama dalam pembinaan olahraga nasional.
Pertandingan berlangsung ketat sepanjang waktu normal. Baik PG FC Majakerta maupun Mandiraja FC saling menunjukkan kualitas permainan terbaik demi memperebutkan satu tiket menuju semifinal. Dukungan suporter yang memenuhi Stadion Semingkir turut menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah sekaligus kondusif.

Penentuan pemenang akhirnya harus dilakukan melalui adu penalti. Dalam momen yang penuh tekanan tersebut, para pemain PG FC menunjukkan mentalitas yang kuat, disiplin, dan kemampuan teknis yang baik. Ketenangan para eksekutor menjadi kunci keberhasilan tim asal Majakerta untuk mengamankan kemenangan 4-3 sekaligus memastikan diri melaju ke empat besar.
Pelatih PG FC, Anto, mengungkapkan bahwa kesiapan mental menjadi aspek penting dalam menghadapi pertandingan besar. Menurutnya, para pemain telah diingatkan untuk tetap fokus, menjaga emosi, dan bermain sesuai instruksi tim.
“Kunci bermain adalah kesabaran, tidak terpancing emosi, fokus pada permainan, serta selalu memohon doa restu kepada para sesepuh. Alhamdulillah para pemain mampu menjalankan arahan dengan baik,” ujarnya.
Keberhasilan PG FC juga mendapat apresiasi dari Owner tim, Riyadun, yang menilai sepak bola memiliki nilai lebih dari sekadar mengejar kemenangan.
“Sepak bola adalah seni yang menyatukan banyak pihak. Ketika pemain menikmati permainan dan bertanding dengan hati, maka akan lahir pertandingan yang sehat, berkualitas, dan mampu menghibur masyarakat,” katanya.
Semingkir Open II 2026 sendiri menjadi salah satu ajang penting dalam menggerakkan ekosistem sepak bola daerah.Turnamen seperti ini dinilai mampu menjadi wadah pembinaan atlet, memperkuat silaturahmi antar komunitas, sekaligus menumbuhkan budaya olahraga di tengah masyarakat.
Keberhasilan PG FC Majakerta melaju ke semifinal menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Majakerta dan para pendukung setianya. Sorak sorai suporter menggema di Stadion Semingkir setelah tendangan penalti terakhir memastikan kemenangan tim berjuluk Pawang Gludug tersebut.
Dengan hasil ini, PG FC semakin dekat menuju partai puncak Semingkir Open II 2026. Dukungan masyarakat, kerja keras pemain, serta pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu menjadi modal berharga bagi tim untuk menghadapi tantangan berikutnya di babak semifinal.
Langkah PG FC Majakerta menjadi contoh bagaimana sepak bola daerah dapat tumbuh melalui kolaborasi antara pemain, pelatih, manajemen, dan masyarakat. Semangat inilah yang sejalan dengan upaya pengembangan olahraga nasional yang berakar dari kekuatan komunitas dan partisipasi publik.
(Red/Rukhin)
Editor:Sofid











