Baru Tahap Pendaftaran, Perebutan Kursi Perangkat Desa Kabunan Sudah Diwarnai Manuver dan Titipan: Waspadai Kebocoran Soal
RABN.CO.ID, PEMALANG – Kepala Biro Jawa Tengah media rabn.co.id ,Faroji, ingatkan pada panitia seleksi perangkat desa, waspadai kebocoran,dan dugaan jual beli soal – jaga transparansi, dan integritas,dalam setiap tahapan pendaftaran perangkat Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Baru saja dibuka, namun aroma manuver dan dugaan “titip-menitip” mulai tercium di balik prosesnya. Sejumlah pihak menilai, persaingan menuju kursi perangkat desa kali ini bukan hanya soal kemampuan, tapi juga kekuatan jejaring dan kedekatan.
Beberapa warga mengaku sudah mendengar kabar adanya calon yang “didorong” oleh oknum tertentu, bahkan sebelum proses seleksi resmi dimulai. “Baru pendaftaran saja, tapi sudah ramai siapa yang disokong siapa. Jangan sampai seperti tahun-tahun sebelumnya, ada permainan di balik meja,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (12/11).
Panitia seleksi perangkat desa mengklaim proses berjalan transparan dan sesuai aturan. Namun publik tetap menyoroti potensi kebocoran dan jual beli soal ujian yang kerap menjadi celah dalam proses serupa. Isu adanya “bocoran” bagi peserta tertentu membuat kepercayaan masyarakat kian menurun.
“Yang perlu dijaga bukan hanya administrasi, tapi integritas panitia. Sekali ada bocoran soal, kredibilitas seleksi akan runtuh,” tegas seorang tokoh masyarakat Kabunan.
Sementara itu,Kepala biro Jawa Tengah media rabn.co.id Faroji, kembali mengingatkan agar seluruh panitia dan peserta menjaga etika kompetisi serta tidak terpengaruh oleh intervensi pihak manapun. “Publik sudah menekankan, proses ini harus bersih dan objektif. Tidak ada ruang untuk permainan titipan.”tegasnya
Kini, publik menunggu bukti dari panitia seleksi: apakah pendaftaran ini benar-benar menjadi ajang mencari perangkat desa terbaik, atau sekadar formalitas dari manuver kepentingan yang sudah disusun sejak awal. (Red/MF)
Editor : Sofid











