News

Bocah 10 Tahun Hanyut di Sungai Simpur Belik Pemalang, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

×

Bocah 10 Tahun Hanyut di Sungai Simpur Belik Pemalang, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini

Bocah 10 Tahun Hanyut di Sungai Simpur Belik Pemalang, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

RABN.CO.ID, PEMALANG – Seorang bocah laki-laki bernama Akmal (10), warga Dusun Planjan RT 03/RW 12, Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Simpur pada Kamis sore (5/2/2026). Hingga Kamis malam, korban masih belum ditemukan.
Menurut keterangan warga setempat, peristiwa nahas tersebut terjadi saat kondisi Sungai Simpur mengalami peningkatan debit air akibat hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Belik dan sekitarnya sejak siang hari. Diduga korban berada di sekitar aliran sungai sebelum akhirnya terseret arus yang cukup deras.

Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Pemalang, Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Simpur, baik di titik awal korban dilaporkan hanyut maupun di sepanjang jalur sungai ke arah hilir.

Proses pencarian sempat terkendala derasnya arus sungai dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Meski demikian, tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal dengan membagi personel ke beberapa titik strategis guna memperluas area pencarian.

Pihak keluarga korban tampak menunggu di sekitar lokasi kejadian dengan penuh harap, sementara aparat desa bersama relawan turut membantu proses pencarian dan pengamanan lokasi.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya anak-anak, untuk tidak bermain di sekitar sungai saat musim hujan.

Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sepanjang aliran sungai.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan dan akan dilanjutkan hingga korban ditemukan.(Red/Rukhin)

Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *