City Walk Pemalang Dikebut Jelang Tenggat 11 Desember: Publik Pertanyakan Mutu dan Kesiapan Akhir Proyek
RABN.CO.ID, PEMALANG – Proyek City Walk Jalan Jenderal Sudirman Pemalang memasuki fase krusial, progres pembangunan telah mencapai 94,81 persen, sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pemalang, Yugo Pranoto, menyebutkan di beberapa media lokal pemalang yang beredar beberapa hari lalu.(5/12/2025)
Menurut Yugo, penyelesaian pekerjaan tinggal menunggu hitungan hari.
“Per 11 Desember 2025 nanti, City Walk sudah selesai,” ujarnya optimistis. Secara kontraktual, proyek dengan durasi 150 hari kerja sejak 4 Agustus lalu memang ditargetkan rampung pada 11 Desember 2025.
Namun di lapangan, publik mulai mempertanyakan realistis tidaknya penyelesaian proyek sesuai jadwal, terutama terkait kualitas finishing, pengawasan mutu, serta efektivitas penataan kawasan. Beberapa proyek infrastruktur sebelumnya di Pemalang memang sempat mendapat sorotan karena hasil akhir yang dinilai kurang maksimal.
Kondisi Lapangan: Material Menumpuk, Pekerjaan dikebut
Pantauan di beberapa titik pada Jumat sore menunjukkan masih ada sejumlah area yang jauh dari kata selesai, antara lain:
Simpang Gacoan
Pertigaan Tip-Top – depan Yogya Mall
Beberapa ruas lain di sepanjang koridor City Walk
Para pekerja tampak mengebut pengerjaan untuk mengejar tenggat 11 Desember. Tumpukan material, granit yang belum terpasang, dan beberapa area yang belum dirapikan masih terlihat jelas. Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa penyelesaian akhir dilakukan terburu-buru dan berpotensi mengorbankan kualitas.
Tahap Pemeliharaan Setahun, Namun Publik Minta Pengawasan Ketat
Yugo menyebut bahwa setelah pekerjaan diserahterimakan, akan ada masa pemeliharaan satu tahun penuh oleh rekanan pelaksana. Mekanisme ini bertujuan memastikan adanya perbaikan jika ditemukan kerusakan atau kekurangan.
Meski demikian, sejumlah pihak menilai pengawasan pemerintah daerah harus ditingkatkan. Pemeliharaan kerap dianggap formalitas jika tidak diikuti evaluasi berkala dan tindakan tegas jika kualitas tidak sesuai kontrak.
City Walk, Harapan Baru Wajah Kota
Proyek City Walk Jenderal Sudirman disebut-sebut akan menjadi ikon baru, sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat dengan menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, ramah pejalan kaki, dan modern. Pemerintah daerah berharap kawasan ini dapat menjadi “denyut ekonomi pusat kota Pemalang”.
Namun harapan tersebut hanya dapat terwujud jika pengerjaan proyek dilakukan secara serius, tepat waktu, dan dengan mutu yang terjamin—bukan sekadar mengejar serah terima pekerjaan.
Publik Menunggu Pembuktian
Kini, tinggal tujuh hari sebelum tenggat, publik Pemalang menunggu apakah proyek ini benar-benar rampung sesuai jadwal, berfungsi optimal, dan tidak berubah menjadi bangunan mangkrak akibat minimnya perawatan.
Keberhasilan City Walk Pemalang tidak hanya bergantung pada penyelesaian fisik, tetapi juga komitmen bersama dalam menjaga, merawat, dan mengelola kawasan agar sesuai dengan tujuan awalnya: mengubah wajah kota Pemalang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.(Red/Tim liputan)











