Citywalk Pemalang Disorot: Dibangun dengan Dana Miliaran, Dinilai Tanpa Konsep dan Merugikan Warga
RABN.CO.ID, PEMALANG – 3 Februari 2026 – Pembangunan Citywalk yang digadang-gadang menjadi ikon Kabupaten Pemalang sekaligus ruang publik untuk rekreasi dan melepas penat, kini justru menuai sorotan tajam. Proyek bernilai miliaran rupiah tersebut dinilai tidak didasari konsep dan kajian yang matang, bahkan disebut hanya berfungsi sebagai penampungan air hujan.
Alih-alih membawa manfaat bagi masyarakat, keberadaan Citywalk justru memunculkan dampak negatif bagi warga dan pelaku usaha di sekitarnya.
Pembangunan yang dinilai asal-asalan itu menyebabkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit, bahkan mencapai ratusan juta rupiah bagi warga terdampak.
Salah satu pengakuan datang dari Darsono, Ketua PSI Kabupaten Pemalang, yang menyatakan dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah akibat dampak pembangunan Citywalk tersebut. Menurutnya, kondisi ini merupakan bukti nyata lemahnya perencanaan dan minimnya kajian teknis sebelum proyek dijalankan.
“Ini adalah wujud pembangunan tanpa perencanaan yang matang. Citywalk yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah, justru berubah menjadi sumber masalah dan bencana bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, Darsono mendesak DPRD Kabupaten Pemalang untuk segera bertindak. Ia meminta DPRD memanggil Bupati Pemalang beserta dinas terkait guna memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai konsep, perencanaan, serta pelaksanaan proyek Citywalk.
Lebih jauh, DPRD juga diminta menggunakan hak bertanya, bahkan jika memungkinkan hak angket, untuk mengusut tuntas proyek tersebut.
Langkah ini dinilai penting agar tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan akibat kelalaian pembangunan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami warga.
Masyarakat yang terdampak, kata dia, wajib mendapatkan ganti rugi secara penuh dan adil.
“Kelalaian dalam pembangunan Citywalk adalah tanggung jawab pemerintah daerah. Warga yang dirugikan tidak boleh dibiarkan menanggung beban sendiri,” tegasnya.
Kasus Citywalk Pemalang ini pun menjadi pengingat penting bahwa setiap proyek pembangunan publik harus didasarkan pada perencanaan yang matang, kajian yang jelas, serta berpihak pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar mengejar simbol atau pencitraan semata.(Red/MF)
Editor:Sofid











