News

Halal Bihalal Komunitas Odong-Odong Pemalang Ikhlas, Perkuat Soliditas dan Kesadaran Keselamatan Berkendara

×

Halal Bihalal Komunitas Odong-Odong Pemalang Ikhlas, Perkuat Soliditas dan Kesadaran Keselamatan Berkendara

Sebarkan artikel ini

Halal Bihalal Komunitas Odong-Odong Pemalang Ikhlas, Perkuat Soliditas dan Kesadaran Keselamatan Berkendara

RABN.CO.ID, PEMALANG – 5 April 2026 — Nuansa kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Komunitas Odong-Odong Pemalang Ikhlas (KOOPI) yang digelar di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Kegiatan sosial keagamaan ini ko menjadi momentum penting bagi para driver odong-odong untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga keselamatan serta profesionalitas di jalan raya.

Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus komunitas, para anggota driver, serta dewan pembina dan dewan penasihat KOOPI. Ketua KOOPI, Tomy, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal bukan sekadar tradisi pasca-Ramadan, tetapi juga ruang refleksi bersama untuk membangun solidaritas dan meningkatkan kualitas kebersamaan antaranggota.

Menurutnya, komunitas odong-odong memiliki peran sosial yang tidak kecil di tengah masyarakat, terutama sebagai sarana hiburan rakyat yang dekat dengan keluarga dan anak-anak. Karena itu, setiap driver dituntut menjaga sikap, etika, serta keselamatan dalam menjalankan aktivitasnya agar keberadaan odong-odong tetap memberikan manfaat positif bagi masyarakat luas.

Dewan Pembina KOOPI, Widy, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan organisasi. Ia mengingatkan bahwa soliditas antar driver menjadi kunci utama keberlangsungan komunitas. Dengan saling mendukung dan menjaga komunikasi yang baik, para anggota diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan di lapangan secara bersama-sama.
“Soliditas adalah kekuatan utama komunitas. Ketika sesama driver saling menghargai dan menjaga kebersamaan, maka organisasi akan kuat dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat KOOPI, Dr. Imam Subiyanto, S.H., M.M., CPM., memberikan pesan moral sekaligus edukasi kepada seluruh anggota mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional odong-odong.

Dalam petuahnya, Dr. Imam mengingatkan agar seluruh driver senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga keamanan penumpang, serta mengedepankan tanggung jawab sosial. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan masyarakat.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa Komunitas Odong-Odong Pemalang Ikhlas (KOOPI) merupakan satu-satunya komunitas odong-odong di Kabupaten Pemalang yang telah memiliki legalitas resmi berbadan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Legalitas tersebut menjadi landasan kuat bagi organisasi dalam menjalankan kegiatan secara tertib, profesional, dan berkelanjutan.
Status badan hukum ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menjadi contoh bagi komunitas transportasi hiburan lainnya untuk mengedepankan aspek legalitas dan tata kelola organisasi yang baik.

Kegiatan Halal Bihalal ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar seluruh anggota KOOPI senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran rezeki, serta keberkahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mencerminkan nilai-nilai sosial keagamaan yang menjadi fondasi komunitas.
Melalui kegiatan ini, KOOPI tidak hanya memperkuat hubungan antaranggota, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai komunitas yang menjunjung tinggi nilai religius, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial. Halal Bihalal pun menjadi bukti bahwa kebersamaan yang dilandasi nilai keagamaan mampu membangun organisasi yang lebih solid, tertib, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

(Red/RK)
Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *