Jembatan Wisnu–Watukumpul Bergeser, Warga Bangun Jembatan Darurat untuk Akses Sekolah
RABN CO.ID, PEMALANG – Sabtu 7 Februari 2026 – Jembatan penghubung Wisnu–Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengalami pergeseran serius akibat curah hujan tinggi.
Pergeseran bantalan karet (elastomer) serta pergerakan tanah di sekitar jembatan menyebabkan celah pada badan jembatan semakin melebar, sehingga akses jalan ditutup total demi keselamatan pengguna.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pergeseran jembatan mencapai sekitar 80 sentimeter sejak sejak.Jumat (6/2) dan masih menunjukkan tanda-tanda pergerakan.
Kondisi ini membuat jalur utama penghubung antarwilayah terputus.
Untuk mengatasi kebutuhan mendesak, warga setempat bergotong royong membangun jembatan darurat dari balok kayu.
Jembatan sementara tersebut dimanfaatkan terutama untuk aktivitas pendidikan agar anak-anak tetap bisa berangkat ke sekolah.
“Jembatan darurat ini kami buat bersama warga karena jembatan utama sangat membahayakan. Anak-anak tetap harus sekolah,” ujar seorang warga di lokasi.
Warga menyebut jembatan Wisnu–Watukumpul sebagai akses vital bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan.
Penutupan total tanpa jalur alternatif dikhawatirkan melumpuhkan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang IPDA Sulis,dan anggota telah meninjau lokasi dan memasang pembatas, Police line sebagai pengamanan.
IPDA Sulis menghimbau masyarakat untuk tidak melintasi jembatan utama hingga ada penanganan lanjutan dari instansi terkait.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai rencana perbaikan permanen.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.
(Red – Tim liputan)
Editor:Sofid











