News

Momen Pengajian Akbar Gus Muwafik :Kristianto,S.H,M.H, Serahkan Tanah wakaf Rencana Pembangunan Masjid Darul Mutaqin

×

Momen Pengajian Akbar Gus Muwafik :Kristianto,S.H,M.H, Serahkan Tanah wakaf Rencana Pembangunan Masjid Darul Mutaqin

Sebarkan artikel ini

Momen Pengajian Akbar Gus Muwafik :Kristianto,S.H,M.H, Serahkan Tanah wakaf Rencana Pembangunan Masjid Darul Mutaqin

RABN.CO.ID, PEMALANG – Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kabupaten Pemalang memadati Pengajian Akbar dan Haul almarhum H. Akhmad Urip HM bin H. Mukhlis serta almarhum H. Slamet Arsono bin Mangundiryo yang digelar pada 29 November 2025 di Desa Kebonsari, Kecamatan Petarukan. Acara religius ini menghadirkan penceramah nasional KH. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) dan berlangsung khidmat sejak awal hingga akhir. (30/11/2025)

Penyerahan Sertifikat Wakaf di Hadapan Ribuan Jamaah

Dalam momentum bersejarah tersebut, Kristianto, S.H., M.H. selaku sohibul hajat menyampaikan sejumlah hal penting, salah satunya penyerahan sertifikat tanah wakaf yang sebelumnya atas nama dirinya. Tanah tersebut resmi diwakafkan kepada Yayasan Darul Mutaqin untuk keberlangsungan rencana pembangunan Masjid Darul Mutaqin.

Proses wakaf dilakukan melalui Notaris Dina Petarukan dan diserahkan langsung kepada Ketua Yayasan Mustakim di hadapan ribuan jamaah.

“Semoga wakaf ini bisa mendapatkan keberkahan dan limpahan rahmat dari Allah SWT. Mudah-mudahan pertengahan tahun 2026 masjid sudah dapat mulai dibangun,” ujar Kristianto.

Kristianto yang merupakan putra daerah Petarukan berharap kontribusi kecil ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya,” ungkapnya.

Gus Muwafiq: Manusia Adalah Aset Tak Ternilai

Usai prosesi penyerahan wakaf, rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiah oleh Gus Muwafiq. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pesan mendalam mengenai nilai kemanusiaan.

“Manusia sudah dibekali oleh Allah SWT sesuatu yang bernilai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Semua karunia itu harus disyukuri,” tutur Gus Muwafiq.

Pada penutup ceramah, beliau kembali menegaskan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.

Dihadiri Publik Figur dan Dimeriahkan Al-Munsyidin

Haul akbar ini juga dihadiri oleh publik figur nasional Yadi Sembako dari Jakarta, serta dimeriahkan oleh grup hadroh ternama Al Munsyidin dari Pekalongan yang membuat suasana semakin semarak.

Acara tersebut dipimpin oleh KH. Khozinatul Asror (Uje Tegal), pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Suradadi, Tegal, yang menjadi ketua pelaksana kegiatan.

Momentum Spiritual dan Sosial

Pengajian akbar di Kebonsari ini tidak hanya menjadi ajang doa dan peringatan haul, tetapi juga momentum penguatan sosial melalui wakaf tanah yang diharapkan menjadi sarana ibadah bagih masyarakat sekitar.

Acara berlangsung tertib, khidmat, dan meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang hadir.
(Red/RS)

Editor: Sodid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *