News

Pengajian Halal Bihalal IPNU–IPPNU Desa Glandang-Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keislaman

×

Pengajian Halal Bihalal IPNU–IPPNU Desa Glandang-Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keislaman

Sebarkan artikel ini

Pengajian Halal Bihalal IPNU–IPPNU Desa Glandang-Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keislaman

RABN.CO.ID, PEMALANG – 25 Maret 2026 – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) bersama masyarakat Desa Glandang, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, menggelar Pengajian Akbar dalam rangka Halal Bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi dan meningkatkan nilai-nilai keagamaan pasca Idulfitri 1447 H.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Glandang Zaenal Imron, tokoh agama, pengurus Nahdlatul Ulama tingkat ranting, badan otonom NU, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi acara sejak awal hingga akhir kegiatan.

Ketua panitia, Awang Amif Prasetyo, menyampaikan bahwa penyelenggaraan halal bihalal ini merupakan bentuk komitmen IPNU dan IPPNU dalam menjaga tradisi keislaman ala Nahdlatul Ulama sekaligus memperkuat hubungan antara pelajar NU dan masyarakat.
“Halal bihalal bukan hanya tradisi seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah dan menanamkan nilai kebersamaan serta semangat saling memaafkan,” ujarnya dalam sambutan.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, serta lantunan shalawat yang dipimpin kader muda NU. Suasana religius terasa ketika jamaah bersama-sama mengikuti doa untuk keberkahan desa dan keselamatan bangsa.

Pengajian menghadirkan penceramah Ustadz Abdulrahman dari Pemalang yang dalam tausiyahnya menekankan pentingnya menjaga hati setelah Ramadan. Ia menjelaskan bahwa halal bihalal merupakan tradisi khas Islam Nusantara yang mengandung nilai spiritual sekaligus sosial.
Menurutnya, kemenangan Idulfitri tidak hanya ditandai dengan perayaan, tetapi juga perubahan sikap menjadi pribadi yang lebih sabar, rendah hati, serta mampu menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
“Silaturahmi memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Karena itu, tradisi halal bihalal harus terus dijaga sebagai bagian dari ajaran Islam yang menumbuhkan persaudaraan,” tutur Ustadz Abdulrahman di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan generasi muda, khususnya kader IPNU dan IPPNU, agar tetap istiqamah belajar agama, menjaga akhlak di tengah perkembangan teknologi, serta menjadi pelopor dakwah Islam yang ramah dan moderat sesuai nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarwarga yang semakin mempererat kebersamaan masyarakat Desa Glandang.

Antusiasme warga menunjukkan kuatnya tradisi keagamaan NU yang terus hidup dan berkembang di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, IPNU dan IPPNU diharapkan mampu terus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang religius, berakhlak, serta berperan aktif menjaga persatuan umat dan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan sosial masyarakat.

(Red/Frj)
Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *