News

Polri di Bawah Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo , Mampu Tunjukkan Ketahanan Swasembada Jagung Skala Nasional

×

Polri di Bawah Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo , Mampu Tunjukkan Ketahanan Swasembada Jagung Skala Nasional

Sebarkan artikel ini

Polri di Bawah Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo , Mampu Tunjukkan Ketahanan Swasembada Jagung Skala Nasional

RABN.CO.ID, JAKARTA – 30 Maret 2026 – Transformasi peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung agenda strategis nasional semakin terlihat nyata di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si.Tidak hanya menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum, Polri dinilai berhasil mengambil bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program swasembada jagung.

Dalam wawancara eksklusif, Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno, S.H., menyampaikan bahwa keberhasilan peningkatan produksi jagung nasional menjadi bukti konkret perubahan paradigma institusi Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan bangsa.

Menurutnya, Polri kini hadir sebagai institusi negara yang bekerja langsung menyentuh sektor fundamental masyarakat, termasuk pangan sebagai elemen utama stabilitas nasional.

“Keberhasilan swasembada jagung menunjukkan bahwa Polri mampu menjalankan peran strategis dalam pengelolaan ketahanan pangan. Ini bukan sekadar pengamanan, tetapi kontribusi nyata dalam menjaga kekuatan negara dari sektor paling mendasar,” ujar Agus Winarno.

Kapolri Jenderal Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo,M.Si, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan institusi terhadap kebijakan nasional dalam mewujudkan kemandirian pangan. Polri berfokus pada penciptaan ekosistem pertanian yang aman dan produktif, mulai dari pengamanan lahan pertanian, pendampingan kelompok tani, hingga memastikan kelancaran distribusi sarana produksi dan hasil panen.

Pendekatan tersebut dinilai memperkuat stabilitas wilayah produksi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara. Sinergi lintas sektor yang dibangun menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan produksi jagung secara signifikan di berbagai daerah.

Keberhasilan ini turut memperoleh apresiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam agenda Panen Raya dan Pemberian Penghargaan Swasembada Pangan.

Presiden menyoroti kontribusi Polri dalam mendukung peningkatan produksi jagung nasional sebagai bagian dari strategi besar mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Agus Winarno menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa konsep keamanan nasional kini berkembang lebih luas, tidak hanya berorientasi pada stabilitas sosial dan hukum, tetapi juga pada ketahanan pangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.
“Ketika pangan terjaga, stabilitas negara ikut terjaga. Polri berhasil menerjemahkan konsep keamanan modern yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Dalam wawancara tersebut juga dibahas keberhasilan Polri menjaga kelancaran mobilitas nasional selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kapolri menekankan pentingnya pendekatan berbasis teknologi dan manajemen berbasis data dalam memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan tertib.

Penerapan rekayasa lalu lintas yang terukur, pemantauan real-time, serta koordinasi lintas lembaga menjadi bagian dari strategi pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Ketua Umum RABN menilai keberhasilan tersebut memperlihatkan wajah baru pelayanan Polri yang lebih humanis, profesional, dan responsif terhadap dinamika masyarakat modern.
“Dari sektor pangan hingga pengamanan mobilitas nasional, Polri menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata. Pelayanan publik tidak hanya terasa dalam kebijakan, tetapi juga dalam tindakan di lapangan,” ungkap Agus Winarno.

Ia menegaskan bahwa standar pelayanan seperti ini diharapkan menjadi norma berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan ke depan, sebagai wujud negara yang bekerja, melindungi, dan melayani rakyat secara konsisten.

“Negara harus selalu hadir — menjaga keamanan, memperkuat kesejahteraan, dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

(Red/aw)
Editor: Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *