News

Saatnya Indonesia Berdiri Tegak: Bangkitkan Nasionalisme, Wujudkan Kemandirian Energi Bangsa

×

Saatnya Indonesia Berdiri Tegak: Bangkitkan Nasionalisme, Wujudkan Kemandirian Energi Bangsa

Sebarkan artikel ini

Saatnya Indonesia Berdiri Tegak: Bangkitkan Nasionalisme, Wujudkan Kemandirian Energi Bangsa

RABN.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk membangkitkan kembali jiwa nasionalisme di tengah gejolak dunia yang dipicu konflik Iran dan berdampak langsung pada lonjakan harga minyak global. Situasi ini, menurutnya, bukan sekadar krisis internasional, melainkan peringatan nyata bahwa ketergantungan terhadap energi luar negeri harus segera diakhiri.

Agus Winarno menegaskan bahwa bangsa besar tidak boleh selamanya bergantung pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan strategisnya. Indonesia dianugerahi kekayaan alam luar biasa yang seharusnya menjadi kekuatan utama dalam membangun kedaulatan energi nasional.
“Bangkitkanlah jiwa nasionalismemu. Ketika harga minyak dunia bergejolak akibat konflik global, Indonesia tidak boleh ikut goyah. Justru inilah momentum sejarah bagi bangsa ini untuk berdiri tegak dengan kekuatan sendiri,” tegas Agus Winarno dalam pernyataan resminya kepada awak media.Senin (6/4/2026)

Ia menilai percepatan peralihan kendaraan berbasis bahan bakar minyak menuju kendaraan listrik merupakan langkah strategis dan visioner. Indonesia memiliki sumber daya mineral dan bahan baku energi masa depan yang melimpah, yang jika dikelola oleh anak bangsa sendiri akan menjadi fondasi kemerdekaan ekonomi nasional.

Menurutnya, penggunaan mobil dan motor listrik bukan sekadar perubahan teknologi, tetapi merupakan simbol perjuangan baru menuju Indonesia yang mandiri, modern, dan berdaulat.
“Bayangkan ketika bahan baku berasal dari bumi Indonesia, diolah oleh tangan anak bangsa, diproduksi di negeri sendiri, lalu digunakan oleh rakyat Indonesia. Inilah bentuk nyata nasionalisme di era modern — berdiri di atas kaki sendiri,” ujarnya dengan penuh semangat.

Agus Winarno menegaskan bahwa setiap upaya menuju kemandirian bangsa pasti akan menghadapi penolakan. Namun ia mengingatkan bahwa sejarah selalu mencatat, kemajuan bangsa lahir dari keberanian mengambil keputusan besar demi masa depan rakyat.
“Kita harus jujur mengatakan: mereka yang tidak memiliki kecintaan terhadap bangsa ini tentu akan menolak langkah kemandirian. Tetapi bangsa Indonesia tidak boleh mundur hanya karena keraguan segelintir pihak,” katanya.

Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN), lanjutnya, berdiri di garis depan untuk mengawal semangat nasionalisme dan mendukung kebijakan yang memperkuat kedaulatan energi serta industri nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, generasi muda, dan pemimpin daerah untuk bersatu dalam satu tujuan besar: menjadikan Indonesia tuan rumah di negeri sendiri.

Di tengah ketidakpastian global, Agus menekankan bahwa kekuatan Indonesia bukan hanya pada sumber daya alam, tetapi pada persatuan rakyat dan keyakinan terhadap kemampuan bangsa sendiri.
“Indonesia tidak dilahirkan untuk bergantung. Indonesia dilahirkan untuk memimpin. Krisis dunia harus kita jawab dengan keberanian, inovasi, dan nasionalisme yang menyala. Saatnya bangsa ini bangkit dan membuktikan bahwa masa depan energi dunia dapat lahir dari Indonesia,” tutup Agus Winarno dengan penuh patriotisme.

(Red/aw)
Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *