SDN 5 Asem Doyong Harumkan Pemalang, Tunjukan Kepiawaianya di Ajang MAPSI XXVI Jawa Tengah 2025
RABN.CO.ID PURBALINGGA – Semangat religius dan seni islami mewarnai Kabupaten Purbalingga akhir pekan ini. Ratusan pelajar dari berbagai penjuru Jawa Tengah berkumpul dalam suasana penuh keceriaan dan semangat juang untuk mengikuti Lomba MAPSI (Mata Pelajaran dan Seni Islami) XXVI Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Ajang tahunan ini menjadi wadah unjuk kemampuan sekaligus sarana mempererat ukhuwah antar pelajar dari berbagai daerah.(18/10)
Di tengah kemeriahan itu, SD Negeri 5 Asem Doyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, tampil membanggakan dengan mewakili daerahnya dalam cabang lomba rebana. Keikutsertaan sekolah ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pemalang, karena mampu membawa nama daerah di ajang provinsi yang prestisius ini.
Perlombaan rebana dilaksanakan di kampus UIN KH. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purbalingga, salah satu lokasi utama pelaksanaan MAPSI XXVI. Para peserta menampilkan performa terbaiknya, menghadirkan irama islami yang memadukan kekompakan, vokal, dan seni musik tradisional bernuansa religi.
Kepala SDN 5 Asem Doyong, Rudianto, menyampaikan rasa bangga dan haru atas kesempatan anak didiknya tampil di tingkat provinsi.
“Kami sangat bersyukur dan bangga, anak-anak kami bisa tampil mewakili Kabupaten Pemalang di tingkat Jawa Tengah. Ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan bakat di bidang seni islami,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan siswa-siswi SDN 5 Asem Doyong hingga ke tingkat provinsi merupakan buah dari kerja keras, latihan rutin, dan dukungan semua pihak, termasuk guru pembimbing dan orang tua. Ia berharap pencapaian ini dapat memicu semangat bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik sekolah maupun daerah.
Kegiatan MAPSI XXVI tahun 2025 diselenggarakan di tiga lokasi utama di Purbalingga dengan berbagai cabang lomba seperti rebana, kaligrafi, tilawah, adzan, pidato islami, dan banyak lagi. Para peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA menunjukkan antusiasme tinggi, menjadikan ajang ini penuh warna dan semangat kebersamaan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan apresiasi tinggi kepada SDN 5 Asem Doyong atas kiprah dan semangat juangnya. Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian dan dukungan bagi sekolah-sekolah yang berprestasi.
“Prestasi ini patut diapresiasi. Kami akan terus memberikan pembinaan dan fasilitas agar semakin banyak sekolah di Pemalang yang berani tampil dan berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Kepala dindikbud pemalang beberapa waktu lalu.
Lebih dari sekadar kompetisi, Lomba MAPSI menjadi wahana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan di kalangan pelajar. Melalui ajang ini, diharapkan tumbuh generasi muda yang berakhlak mulia, mencintai seni islami, serta mampu membawa semangat kebersamaan dan prestasi bagi Jawa Tengah yang religius dan berbudaya.(rabn – Tim)
Editor : Sofid











