Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang Ingatkan: Mitra Dapur MBG Wajib Gunakan Bahan Baku Lokal dan Fresh
RABN.CO.ID, SEMARANG – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kewajiban seluruh mitra dapur Program Makan Bergizi (MBG) untuk menggunakan bahan baku lokal dan segar (Fresh).
Ia mengingatkan, dapur MBG bukan sekadar unit produksi massal, melainkan ujung tombak negara dalam menjaga kualitas gizi anak bangsa.(15/12/2025)
“Bahan baku harus lokal dan fresh. Kalau tidak, jangan bicara soal kualitas gizi,” kata Nanik dengan nada tegas.
Menurutnya, penggunaan bahan segar dari daerah sekitar dapur MBG merupakan standar minimum yang tak bisa ditawar.
Nanik menekankan, MBG tidak boleh bergeser menjadi proyek logistik semata yang mengutamakan kepraktisan dan margin.
Ketergantungan pada bahan lama, stok beku, atau pasokan jarak jauh dinilai bertentangan dengan semangat perbaikan gizi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Di lapangan, sejumlah mitra dapur disebut masih memilih jalur pintas—mengambil bahan baku dari pemasok besar di daerah atau luar daerah demi stabilitas pasokan. Praktik ini dinilai menggerus peran petani, peternak, dan nelayan setempat yang seharusnya menjadi tulang punggung MBG.
BGN, kata Nanik, akan memperketat pengawasan dan tidak ragu memberikan sanksi administratif hingga pemutusan kemitraan bagi dapur MBG yang melanggar ketentuan. “Negara sudah membayar mahal program ini. Yang kami tuntut hanya kepatuhan dan keberpihakan,” ujarnya.
Peringatan tersebut menjadi sinyal bahwa BGN tak ingin dapur MBG berubah menjadi pabrik makanan instan berkedok program sosial.
MBG harus menyehatkan anak-anak sekaligus menghidupkan ekonomi lokal—bukan sebaliknya.(Red/MF)
Editor: Sofid











