Pemeriksaan Ayam Jago Calon Warga PSHT Pemalang Digelar di Dua Lokasi, Utamakan Efektivitas dan Kemudahan Akses
RABN.CO.ID, PEMALANG – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pemalang Pusat Madiun melaksanakan tahapan pemeriksaan ayam jago bagi calon warga sebagai bagian dari rangkaian proses pembinaan dan persiapan pengesahan warga baru. Kegiatan tersebut digelar di dua lokasi berbeda guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan sekaligus mempermudah akses para peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang.Minggu (14/6/2026)
Ketua Cabang PSHT Pemalang Pusat Madiun, Kan gmas Slamet Efendi, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilaksanakan di Padepokan Mandala Kalimas, Kecamatan Randudongkal (13/6),serta di Kantor Sekretariat Cabang PSHT Pemalang Pusat Madiun di Mulyoharjo, Pemalang. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan jarak tempuh peserta sehingga seluruh calon warga dapat mengikuti tahapan pembinaan secara lebih tertib, efisien, dan terorganisir.
“Dengan mempertimbangkan jarak tempuh peserta yang berasal dari berbagai wilayah, maka pemeriksaan ayam jago milik calon warga kami laksanakan di dua lokasi, yaitu di Padepokan Mandala Kalimas Randudongkal dan di Kantor Sekretariat Cabang di Mulyoharjo Pemalang,” ujar Kang mas Slamet Efendi.

Berdasarkan data panitia, hingga pelaksanaan pemeriksaan berlangsung tercatat 125 calon warga mengikuti pemeriksaan di Padepokan Mandala Kalimas, sedangkan 220 calon warga mengikuti pemeriksaan di Kantor Sekretariat Cabang PSHT Pemalang Pusat Madiun,dengan demikian, jumlah peserta yang telah mengikuti pemeriksaan mencapai 345 calon warga. Meski demikian, panitia masih menunggu beberapa peserta lain yang belum hadir untuk mengikuti tahapan pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kang mas Slamet Efendi menegaskan bahwa pemeriksaan ayam jago bukan sekadar agenda administratif atau pemeriksaan fisik terhadap hewan peliharaan. Dalam tradisi Persaudaraan Setia Hati Terate, tahapan tersebut memiliki makna filosofis yang mendalam sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kesiapan mental calon warga sebelum menjalani pengesahan.
Menurutnya, setiap calon warga diwajibkan memelihara seekor ayam jago selama beberapa bulan. Ayam tersebut kemudian diperiksa oleh warga tingkat dua guna memastikan kondisinya sehat, tidak cacat, dan benar-benar dirawat dengan baik oleh calon warga yang bersangkutan.
“Untuk menjadi warga PSHT, seorang calon warga harus mengikuti tes jago atau pemeriksaan ayam jago yang telah dipelihara selama berbulan-bulan. Warga tingkat dua memeriksa apakah ayam milik calon warga benar-benar sehat dan tidak cacat, sekaligus memastikan bahwa calon warga telah ikhlas menyedekahkan serta benar-benar siap disahkan menjadi warga PSHT,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa seluruh proses pembinaan di lingkungan PSHT pada hakikatnya bertujuan membentuk manusia berbudi pekerti luhur, berkepribadian kuat, serta mampu membedakan antara yang benar dan yang salah dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus organisasi.
Melalui rangkaian pembinaan yang dilaksanakan secara berjenjang dan terukur, PSHT Cabang Pemalang pusat Madiun berharap para calon warga yang akan disahkan tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga memahami makna persaudaraan, keikhlasan, tanggung jawab, disiplin, serta pengabdian kepada masyarakat sesuai ajaran luhur Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun.
Kegiatan pemeriksaan ayam jago berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh semangat persaudaraan. Selain menjadi bagian dari tradisi organisasi yang telah berlangsung turun-temurun, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen PSHT dalam menjaga nilai moral, etika, serta pembentukan karakter warga yang berintegritas dan bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat, pungkasnya.
(Red/frj)
Editor: Sofid











