News

Diklat Pamter II PSHT Cabang Pemalang Pusat Madiun Resmi Ditutup, Cetak Kader Pengamanan Profesional Berkarakter Kebangsaan dan Humanis

×

Diklat Pamter II PSHT Cabang Pemalang Pusat Madiun Resmi Ditutup, Cetak Kader Pengamanan Profesional Berkarakter Kebangsaan dan Humanis

Sebarkan artikel ini

Diklat Pamter II PSHT Cabang Pemalang Pusat Madiun Resmi Ditutup, Cetak Kader Pengamanan Profesional Berkarakter Kebangsaan dan Humanis

RABN.CO.ID, PEMALANG – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengamanan Terate (Pamter) II – 2026 yang diselenggarakan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pemalang Pusat Madiun resmi berakhir dengan sukses. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia bidang pengamanan yang profesional, berintegritas, disiplin, serta memiliki jiwa pengabdian kepada organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara.Minggu (31/5/2026)

Pelaksanaan Diklat Pamter II berlangsung secara terstruktur melalui berbagai materi pembinaan yang menitikberatkan pada peningkatan kemampuan teknis pengamanan, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab organisasi, wawasan kebangsaan, hingga penguatan karakter berbasis nilai-nilai luhur Persaudaraan Setia Hati Terate.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif untuk mempersiapkan diri sebagai kader pengamanan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu menjalankan tugas dengan pendekatan humanis, santun, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Hal tersebut sejalan dengan visi PSHT dalam membangun organisasi yang kuat, tertib, serta tetap mengedepankan semangat persaudaraan.

Ketua PSHT Cabang Pemalang Pusat Madiun, Slamet Efendi, S.E., M.M., menegaskan bahwa Pamter memiliki posisi strategis dalam menjaga kondusivitas organisasi dan mendukung kelancaran berbagai kegiatan persaudaraan. Menurutnya, keberadaan Pamter merupakan representasi langsung dari nilai-nilai luhur PSHT yang harus tercermin dalam sikap, perilaku, serta cara berinteraksi dengan masyarakat.
“Pamter harus menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban organisasi dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, santun, dan profesional. Loyalitas kepada organisasi harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, hukum, dan kemanusiaan,” ujar Slamet Efendi.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan mengikuti pendidikan dan pelatihan bukanlah akhir dari proses pembinaan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk mendukung program organisasi sekaligus menjaga nama baik PSHT di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Slamet Efendi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, instruktur, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Diklat Pamter II sehingga berjalan aman, tertib, dan lancar.

Ucapan penghargaan secara khusus disampaikan kepada Kodim 0711/Pemalang, Polres Pemalang, BPBD Kabupaten Pemalang, PMI Kabupaten Pemalang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH),dan Perumda Air Minum Tirta Mulia (PDAM), serta Perhutani yang telah memberikan dukungan, materi, pendampingan, dan sinergi selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Kolaborasi lintas instansi tersebut menunjukkan kuatnya semangat kemitraan antara organisasi kemasyarakatan dengan berbagai lembaga pemerintah dan stakeholder daerah dalam mendukung pembinaan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap ketertiban dan kepentingan publik.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan sertifikat kelulusan kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pendidikan dan pelatihan.Prosesi tersebut menjadi simbol kesiapan para kader Pamter untuk mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi.

Dengan berakhirnya Diklat Pamter II, PSHT Cabang Pemalang Pusat Madiun kembali menegaskan komitmennya untuk terus mencetak kader pengamanan yang profesional, berintegritas, berkarakter kebangsaan, serta mampu menjadi penjaga marwah organisasi dalam bingkai persaudaraan, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi nyata PSHT dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, humanis, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.Pungkasnya

(Red/Frj)
Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *