News

Pasar Belik Pemalang Terbakar Lagi, 120 Kios dan 500 Lapak Ludes

×

Pasar Belik Pemalang Terbakar Lagi, 120 Kios dan 500 Lapak Ludes

Sebarkan artikel ini

Pasar Belik Pemalang Terbakar Lagi, 120 Kios dan 500 Lapak Ludes

RABN.CO.ID, PEMALANG – Kebakaran kembali melanda Pasar Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu, 29 Agustus 2026. Api diduga berasal dari korsleting jaringan listrik dan dengan cepat menjalar hingga menghanguskan ratusan kios serta lapak pedagang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang berlangsung hingga malam hari itu.

Api Muncul dari Atap Kios

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Sidik, 57 tahun, warga Kecamatan Pulosari. Ia melihat percikan api muncul di bagian atap kios milik H. Usman.

Sidik kemudian mendatangi Polsek Belik dan menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Belik tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Namun api telah menjalar ke sejumlah kios dan lapak pasar.

Sekitar pukul 19.05 WIB, lima unit mobil pemadam dari Kabupaten Pemalang, Purbalingga, dan Banyumas tiba untuk membantu proses pemadaman.

Petugas bersama unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, dan PLN berjibaku mengendalikan api. Sekitar pukul 20.00 WIB, api berhasil dipadamkan.

Pelaksana Tugas Bupati Pemalang, Nurkholes SH., M.Si., tiba di lokasi sekitar pukul 20.15 WIB untuk melihat langsung kondisi pasar pascakebakaran.
120 Kios dan 500 Lapak Terbakar
Data sementara menunjukkan kerusakan cukup besar.

Sebanyak 120 kios dan sekitar 500 lapak dilaporkan ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Selain melakukan pemadaman, petugas dan relawan juga melakukan evakuasi serta pengamanan barang-barang milik pedagang yang masih dapat diselamatkan.

Sedikitnya ratusan personel terlibat dalam penanganan kebakaran, terdiri atas TNI, Polri, Damkar, BPBD, relawan, serta petugas PLN.

Pasar Belik Kembali Terbakar

Kebakaran ini menjadi perhatian serius karena Pasar Belik disebut telah mengalami kebakaran sebanyak dua kali.

Dugaan korsleting listrik menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri.
Namun penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai sistem kelistrikan, keamanan instalasi, serta standar keselamatan bangunan dan lapak di kawasan pasar.

Apalagi, kebakaran pasar bukan hanya menyangkut kerusakan bangunan. Bagi pedagang, pasar merupakan sumber penghidupan. Ratusan lapak yang terbakar berarti ratusan aktivitas ekonomi masyarakat ikut terdampak.

Pemkab Diminta Bergerak Cepat

Pasca-kebakaran, pemerintah daerah diharapkan segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap pemilik kios dan lapak yang terdampak.

Langkah berikutnya adalah memastikan proses penataan ulang atau pembangunan kembali Pasar Belik dilakukan secara terencana, termasuk memperhatikan aspek keselamatan dan kelayakan instalasi listrik.

Investigasi mengenai penyebab kebakaran juga penting dilakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pertanyaan yang kini menunggu jawaban bukan hanya berapa besar kerugian akibat kebakaran, tetapi juga mengapa Pasar Belik kembali terbakar dan apa yang harus dibenahi agar tragedi serupa tidak terjadi untuk ketiga kalinya.

Pemantauan kondisi pasar dan penanganan terhadap para pedagang terdampak menjadi pekerjaan lanjutan pemerintah daerah setelah api berhasil dipadamkan.

(Red/RS)
Editor : Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *