News

BGN Gelar Audit Nasional SPPG Saat Libur Sekolah, Perkuat Tata Kelola dan Standar Keamanan Pangan Secara Menyeluruh

×

BGN Gelar Audit Nasional SPPG Saat Libur Sekolah, Perkuat Tata Kelola dan Standar Keamanan Pangan Secara Menyeluruh

Sebarkan artikel ini

BGN Gelar Audit Nasional SPPG Saat Libur Sekolah, Perkuat Tata Kelola dan Standar Keamanan Pangan Secara Menyeluruh

RABN.CO.ID, SEMARANG – Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan Audit Nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Audit ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap layanan pemenuhan gizi berjalan sesuai standar, akuntabel, aman, dan tepat sasaran.(19/6/2026)

Pelaksanaan audit dilakukan secara terpadu oleh Inspektorat Internal BGN melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) dengan melibatkan auditor independen serta dukungan kementerian dan lembaga terkait. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan sistem pengawasan guna menjamin seluruh SPPG memenuhi ketentuan operasional, standar keamanan pangan, kualitas gizi, serta pengelolaan keuangan negara yang transparan dan bertanggung jawab.

Audit nasional mencakup lima aspek utama.

Pertama, audit tata kelola dan data, yang menitikberatkan pada validasi data penerima manfaat, penyempurnaan sistem pelaporan, serta penguatan pengendalian internal agar program terlaksana secara efektif, terukur, dan tepat sasaran.

Kedua, audit keamanan pangan dan kualitas gizi, meliputi evaluasi kesesuaian komposisi gizi, penerapan standar Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), serta kepatuhan terhadap Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pemeriksaan ini menjadi instrumen penting untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kelayakan konsumsi.

Ketiga, audit keuangan dan operasional, yang mencakup verifikasi penggunaan bahan baku, penyaluran insentif SPPG, efektivitas operasional dapur, hingga kelengkapan administrasi dan dokumen pertanggungjawaban. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan secara efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keempat, audit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) guna memastikan seluruh fasilitas pengolahan limbah memenuhi ketentuan lingkungan dan mendukung operasional dapur yang sehat, bersih, serta berkelanjutan.

Kelima, audit standar bangunan SPPG, yang mengacu pada ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

Pemeriksaan ini bertujuan memastikan setiap fasilitas memiliki sarana dan prasarana yang memenuhi standar keamanan, kebersihan, kelayakan operasional, serta mendukung proses produksi makanan bergizi secara optimal.

BGN menegaskan bahwa pembenahan tata kelola akan dilakukan secara berkelanjutan. Setiap SPPG yang belum memenuhi standar verifikasi dan ketentuan operasional akan diberikan rekomendasi perbaikan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian yang signifikan, layanan dapat dihentikan sementara hingga seluruh persyaratan dipenuhi dan proses evaluasi dinyatakan selesai.

Pelaksanaan Audit Nasional SPPG mencerminkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem pelayanan gizi yang profesional, modern, dan berintegritas. Melalui pengawasan yang ketat, evaluasi yang objektif, serta penerapan standar yang terukur, pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berjalan secara luas, tetapi juga memenuhi prinsip kualitas, keamanan, dan akuntabilitas yang tinggi.
Sebagai wujud transparansi publik, hasil pemantauan kepatuhan dan evaluasi SPPG dapat diakses melalui Portal Audit SPPG Nasional, sehingga masyarakat dapat turut mengawasi dan mendukung penguatan tata kelola pelayanan gizi di seluruh Indonesia. Dengan langkah ini, pemerintah memastikan manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

(Red/Frj)
Editor: Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *