News

Gerbang Pendekar Terate: Ratusan Siswa PSHT Pemalang Jalani Ujian Penentu Status Warga

×

Gerbang Pendekar Terate: Ratusan Siswa PSHT Pemalang Jalani Ujian Penentu Status Warga

Sebarkan artikel ini

Gerbang Pendekar Terate: Ratusan Siswa PSHT Pemalang Jalani Ujian Penentu Status Warga

RABN.CO.ID, PEMALANG – 7 Juni 2026 – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pemalang Pusat Madiun kembali meneguhkan komitmennya dalam membentuk generasi pendekar berkarakter melalui pelaksanaan Uji Kelayakan Calon Warga (UKCW) yang diikuti ratusan siswa tingkat akhir (sabuk putih). Kegiatan ini menjadi tahapan strategis sekaligus penentu sebelum para peserta memasuki prosesi sakral Pengesahan Warga Baru PSHT.

Uji Kelayakan Calon Warga (UKCW) merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan PSHT yang dirancang untuk memastikan setiap calon warga memiliki kesiapan secara fisik, mental, moral, dan spiritual sesuai nilai-nilai luhur organisasi. Melalui proses evaluasi yang terukur dan objektif, para peserta diseleksi untuk menentukan kelayakan mereka menyandang status warga PSHT.

Ketua PSHT Cabang Pemalang Pusat Madiun ,Slamet Efendi,S.E.,M.M. menjelaskan bahwa pelaksanaan UKCW tahun ini diselenggarakan di dua lokasi, yakni Bantarbolang dan Padepokan Mandala Kalimas, Randudongkal.

Pembagian lokasi dilakukan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan sekaligus memberikan kemudahan akses bagi peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang.

“Pelaksanaan UKCW dibagi di dua titik agar lebih efektif dan memudahkan peserta, khususnya dari wilayah Pemalang Utara, sehingga tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, UKCW tidak hanya menguji kemampuan bela diri semata.Para calon warga harus melewati serangkaian penilaian yang mencakup teknik dasar pencak silat, penguasaan jurus, senam dasar, ketahanan fisik, serta kesiapan mental.

Selain itu, aspek kepribadian juga menjadi perhatian utama, termasuk kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan pemahaman terhadap ajaran budi luhur yang menjadi fondasi Persaudaraan Setia Hati Terate.

Pendekatan tersebut sejalan dengan visi PSHT dalam mencetak insan yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas moral serta jiwa persaudaraan yang kuat.Organisasi menilai bahwa kualitas karakter merupakan unsur yang tidak terpisahkan dari kemampuan teknis seorang pendekar.

Panitia pelaksana menegaskan bahwa UKCW menjadi gerbang utama menuju pengesahan warga baru.Hanya peserta yang memenuhi seluruh standar kelayakan yang akan memperoleh rekomendasi untuk mengikuti tahapan berikutnya.

“UKCW adalah tahapan penentu. Mereka yang dinyatakan memenuhi syarat akan berhak mengikuti proses pengesahan menjadi warga PSHT,” jelas panitia.

Menyesuaikan perkembangan teknologi dan tuntutan tata kelola organisasi yang modern, PSHT juga telah menerapkan sistem penilaian berbasis digital.Seluruh hasil evaluasi peserta dimasukkan secara langsung melalui aplikasi resmi yang disediakan oleh PSHT Pusat Madiun.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan akurasi data, transparansi penilaian, sekaligus mempercepat proses administrasi.

Dengan jumlah peserta mencapai ratusan orang, UKCW tahun 2026 menjadi salah satu agenda pembinaan terbesar PSHT Cabang Pemalang.Kegiatan ini mencerminkan kesungguhan organisasi dalam mempersiapkan kader-kader penerus yang berlandaskan nilai persaudaraan, pengabdian, dan budi pekerti luhur.

Melalui seleksi yang ketat, objektif, dan berbasis sistem, PSHT berharap para calon warga yang nantinya disahkan mampu menjadi pendekar yang tidak hanya menjaga kehormatan organisasi, tetapi juga berperan aktif sebagai teladan di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.Tutup Slamet Efendi

(Red/Frj)
Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *