Korps Marinir Bangun Fasilitas Latihan Berstandar Internasional di Sukabumi, Pangkormar Letakkan Batu Pertama
RABN.CO.ID, SUKABUMI – 1 Oktober 2026 — Korps Marinir TNI Angkatan Laut terus memperkuat kesiapan operasional prajurit melalui pembangunan dan modernisasi sarana latihan. Langkah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas latihan berstandar internasional di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) Marinir 6 Antralina, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.Rabu (30/9/2026)
Prosesi groundbreaking dipimpin langsung Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Staf Korps Marinir, para Asisten Pangkormar, Komandan Kolatmar, serta Komandan Puslatpurmar 6 Antralina.
Pangkormar menegaskan, pembangunan fasilitas latihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, kemampuan tempur, serta kesiapsiagaan prajurit Korps Marinir dalam menghadapi dinamika dan perkembangan taktik pertempuran modern.
“Pembangunan sarana latihan berstandar internasional ini merupakan langkah strategis Korps Marinir TNI AL untuk memastikan prajurit kita memiliki fasilitas yang relevan dengan perkembangan taktik pertempuran modern,” ujar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi.
Menurutnya, modernisasi fasilitas harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, kemampuan pelatih, penyusunan program latihan yang terukur, serta penerapan standar keselamatan secara konsisten.
“Hadirnya fasilitas berskala internasional ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelatih, penyusunan program latihan yang tepat, penerapan standar keselamatan tinggi (zero accident), serta kedisiplinan prajurit yang prima,” tegasnya.
Fasilitas yang dibangun di kawasan Puslatpurmar 6 Antralina antara lain mencakup lapangan tembak dengan sistem penilaian akurasi dan fasilitas penembakan modern, serta arena simulasi pertempuran jarak dekat atau Close Quarter Battle (CQB) dan Military Operations in Urban Terrain (MOUT).
Selain sarana latihan tempur, pembangunan juga diarahkan untuk memperkuat infrastruktur pendukung, termasuk akomodasi dan fasilitas operasional yang menunjang pelaksanaan latihan dalam skala nasional maupun multinasional.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas latihan prajurit Marinir TNI AL, tetapi juga mendukung pelaksanaan latihan bersama dengan negara sahabat. Sejumlah agenda latihan seperti Reconnaissance Exercise (Reconex) bersama US Marine Corps (USMC) maupun latihan multinasional Super Garuda Shield menjadi bagian dari konteks penguatan interoperabilitas dan kerja sama pertahanan.
Dengan pembangunan tersebut, Puslatpurmar 6 Antralina diproyeksikan semakin mampu menjadi kawasan latihan yang mendukung peningkatan kemampuan operasi, khususnya dalam aspek pertempuran amfibi, operasi darat, serta latihan gabungan dan multinasional.
Pembangunan fasilitas latihan ini sekaligus mencerminkan komitmen Korps Marinir TNI AL dalam menyiapkan prajurit yang profesional, disiplin, adaptif, dan memiliki kemampuan yang sesuai dengan tuntutan lingkungan strategis serta perkembangan teknologi dan doktrin peperangan modern.
Sumber: Dinas Penerangan Korps Marinir (Dispen Kormar)
(Red/Frj)
Editor: Sofid











