SDN 10 Randudongkal Perkuat Semangat Kolektif Jelang TKA 2026
RABN.CO.ID, PEMALANG – 23 April 2026 — Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada 22–23 April 2026, SD Negeri 10 Randudongkal menghadirkan suasana penuh semangat, kebersamaan, dan optimisme. Momentum ini menjadi penegasan bahwa proses pendidikan tidak semata berorientasi pada capaian akademik, melainkan juga pada pembentukan karakter, keberanian, serta ketangguhan mental peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam kebersamaan yang hangat, para siswa kelas VI bersama guru pendamping menunjukkan tekad kuat untuk menghadapi TKA dengan penuh percaya diri.
Dukungan moral yang terbangun antara guru dan siswa menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan rasa optimisme. Para siswa menyampaikan keyakinannya bahwa mereka tidak berjalan sendiri, melainkan didampingi oleh para pendidik yang senantiasa memberikan kepercayaan dan bimbingan.

Semangat yang terbangun di lingkungan sekolah ini mencerminkan nilai-nilai pendidikan yang holistik, di mana kerja keras, doa, dan kebersamaan menjadi pilar utama dalam meraih keberhasilan. TKA dipandang bukan sekadar ujian, melainkan bagian dari perjalanan pembelajaran yang membentuk karakter unggul, keberanian dalam menghadapi tantangan, serta kemampuan untuk terus berusaha tanpa menyerah.
Guru Kelas VI, Suci Alfiani, S.Pd., dalam arahannya menyampaikan pesan yang menyeimbangkan aspek teknis dan spiritual. “Ia mengingatkan para siswa untuk tetap tenang, fokus, serta percaya pada proses belajar yang telah dilalui. Selain itu, ia menekankan pentingnya doa dan restu orang tua sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ikhtiar meraih hasil terbaik. Pesan tersebut menjadi penguat psikologis bagi siswa agar mampu menghadapi ujian dengan pikiran jernih dan sikap percaya diri”, tandasnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 10 Randudongkal, Rini Astuti, S.Pd., M.Pd., “menegaskan bahwa TKA merupakan salah satu tahapan dalam perjalanan panjang pendidikan. Ia mengajak seluruh siswa untuk tidak memandang ujian sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai bagian dari proses menuju masa depan yang lebih luas”. Tegasnya
“Dalam pandangannya, pendidikan memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar perolehan nilai, yakni sebagai upaya membangun pengetahuan yang menjadi kekuatan utama dalam kehidupan”.Imbuhnya
Pernyataan tersebut memperkuat komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan pola pikir (mindset) dan nilai-nilai kehidupan. Ilmu pengetahuan dipandang sebagai bekal penting yang akan mengantarkan siswa menghadapi berbagai dinamika kehidupan di masa depan.
Sinergi antara peran guru, dukungan orang tua, dan semangat belajar siswa menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan produktif. Pihak sekolah menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi yang terbangun akan menghasilkan capaian yang membanggakan, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
Dengan semangat yang terjaga dan kesiapan yang matang, para siswa SD Negeri 10 Randudongkal diharapkan mampu mengikuti TKA 2026 dengan baik. Lebih dari itu, pengalaman ini menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai ketekunan, kemandirian, dan kepercayaan diri sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Melalui momentum ini, SD Negeri 10 Randudongkal menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, berintegritas, dan berdaya saing. Semangat kebersamaan yang terbangun menjadi cerminan bahwa keberhasilan bukan semata ditentukan oleh kecerdasan, melainkan oleh ketekunan, konsistensi, serta keyakinan untuk terus melangkah maju meraih cita-cita.Pungkasnya
(Red/rukhin)
Editor:Sofid











