Empat Belas Ranting PSHT Cabang Pemalang Nyatakan Sikap Satu Suara : Dukung Slamet Efendi Pimpin Kembali Periode 2026 – 2031
RABN.CO.ID, PEMALANG – Dinamika organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pemalang Pusat Madiun menjelang pergantian kepemimpinan periode 2026–2031 menunjukkan konsolidasi yang semakin matang dan terarah. Sebanyak 14 ranting secara terbuka menyatakan dukungan kepada Slamet Efendi,S.E,.M.M, untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Cabang (Kacab), mencerminkan adanya kehendak kolektif yang mengedepankan kesinambungan, stabilitas, dan penguatan organisasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Halal Bihalal, Sabtu (18/4) yang berlangsung dalam suasana hangat, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konsolidasi moral dan sosial yang mempertegas posisi PSHT sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat. Kehadiran unsur Forkopimda, Forkopimcam, dan PBIPSI Pemerintah Kabupaten Pemalang memperlihatkan sinergi yang terjalin antara organisasi dan pemangku kepentingan daerah dalam menjaga harmoni sosial dan pembinaan generasi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan saresehan yang menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai ke-SH-an, khususnya keteladanan sebagai fondasi utama dalam kehidupan berorganisasi. Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa kepemimpinan bukan semata soal struktur, melainkan cerminan integritas, sikap, dan pengabdian yang harus diwujudkan dalam kehidupan nyata.
Puncak kegiatan berlangsung dalam Parapatan Cabang yang digelar pada Minggu, 19 April 2026, di Padepokan Mandala Kalimas, Randudongkal. Forum berlangsung tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Kehadiran jajaran Pengurus Pusat PSHT Pusat Madiun—di antaranya:
.Ketua I Koordinator Bidang Organisasi Sigit Agus Haribasuki, S.H., M.Sc.,
.Sekretaris Umum Ir. Tono Suharyanto,
. serta Ketua Perwapus AKBP (Purn.) Sapto Yohanes, S.H., M.H.—memberikan legitimasi kuat bahwa seluruh proses berjalan sesuai mekanisme organisasi dan prinsip tata kelola yang berlaku.Tegasnya
Dalam forum tersebut, perwakilan 14 ranting menyampaikan pandangan yang selaras. Kepemimpinan Slamet Efendi,SE.,M.M, dinilai mampu menjaga stabilitas organisasi, memperkuat soliditas internal, serta meningkatkan kualitas pembinaan warga.

Dukungan yang mengemuka bukan semata preferensi personal, melainkan hasil evaluasi kolektif atas capaian dan kebutuhan organisasi ke depan.
Parapatan Cabang juga menjadi ruang refleksi atas kinerja periode sebelumnya. Sejumlah capaian strategis disampaikan, meliputi peningkatan jumlah warga, pembinaan atlet yang lebih terarah, serta kontribusi sosial yang semakin dirasakan masyarakat. Di sisi lain, forum juga mencatat tantangan yang memerlukan respons adaptif, antara lain penguatan pembinaan generasi muda, penyesuaian terhadap perkembangan zaman, serta modernisasi tata kelola organisasi.
Menanggapi dukungan tersebut, Slamet Efendi,S.E.,M.M, menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen untuk terus mengabdi. Ia menegaskan bahwa amanah kepemimpinan harus dijalankan dengan menjunjung tinggi persaudaraan, menjaga kondusivitas organisasi, serta mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan. Menurutnya, kekuatan PSHT terletak pada persatuan dan keteladanan warganya.
Dalam laporannya di hadapan Pengurus Pusat, Slamet Efendi juga menyampaikan kontribusi nyata bagi pengembangan organisasi berupa hibah sebidang tanah seluas 2.000 meter persegi berikut bangunan Padepokan Mandala yang berlokasi di Desa Kalimas, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang,hibah tersebut menjadi simbol pengabdian jangka panjang sekaligus langkah strategis dalam memperkuat sarana pembinaan dan pusat aktivitas organisasi di masa mendatang.
Dengan menguatnya dukungan dari mayoritas ranting, arah kepemimpinan PSHT Cabang Pemalang Pusat Madiun periode 2026–2031 kian terkonfirmasi. Meski demikian, seluruh tahapan tetap akan berjalan sesuai mekanisme organisasi yang menjunjung tinggi prinsip demokrasi, musyawarah, dan persaudaraan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta komitmen seluruh peserta untuk terus menjaga persatuan dan nilai-nilai luhur PSHT.
Semangat keteladanan yang digaungkan sepanjang rangkaian kegiatan menjadi fondasi penting dalam memastikan organisasi tetap kokoh, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Sebagai penutup, seluruh pihak menegaskan bahwa perbedaan maupun dinamika yang kerap dipersepsikan sebagai dualisme di tubuh PSHT bukanlah hambatan yang melemahkan organisasi, melainkan bagian dari proses yang harus disikapi secara dewasa dan konstitusional.
Setiap persoalan diyakini akan menemukan kejelasan melalui mekanisme hukum yang berlaku, sehingga tidak perlu disikapi dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan gesekan di lapangan.
(Red/Frj)
Editor:Sofid











