SEMINGKIR OPEN II 2026 RESMI DIMULAI, TEKANKAN SPORTIVITAS DAN PEMBINAAN KARAKTER PEMUDA
RABN.CO.ID, PEMALANG – Turnamen sepak bola Semingkir Open II 2026 resmi dibuka di Lapangan Utama Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Rabu (6/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga masyarakat sekaligus penguatan karakter generasi muda melalui kompetisi yang sehat dan terstruktur.
Pembukaan ditandai dengan tendangan simbolis oleh Kapolsek Randudongkal, AKP Sudaryo, didampingi Ketua Panitia Jiun, S.Pd., serta perwakilan PSSI Kabupaten Pemalang, dan disaksikan oleh ratusan penonton, peserta, serta unsur Forkopimcam.

Dalam sambutannya, Kapolsek menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama turnamen berlangsung. Ia mengajak seluruh pihak—pemain, ofisial, wasit, dan penonton—untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menghindari tindakan provokatif yang dapat mengganggu jalannya pertandingan. Aparat TNI-Polri, lanjutnya, akan hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Ketua Panitia, Jiun, S.Pd., menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, dan solidaritas antarpemuda. Ia menegaskan komitmen panitia dalam menerapkan aturan secara tegas, sekaligus memberikan apresiasi terhadap praktik fair play di lapangan.
Semingkir Open II 2026 diikuti oleh 32 tim dari berbagai daerah, antara lain Pemalang, Tegal, Brebes, Kendal, Cirebon, hingga Purwokerto. Hal ini menunjukkan meningkatnya antusiasme serta jangkauan turnamen di tingkat regional.
Turnamen menggunakan sistem gugur tunggal dan ko dijadwalkan berlangsung hingga babak final pada 7 Juni 2026. Para pemenang akan memperoleh trofi, uang pembinaan, serta penghargaan dari Pemerintah Desa Semingkir dan PSSI Kabupaten Pemalang.Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia bekerja sama dengan unsur pengamanan dan pendukung, termasuk Polsek Randudongkal, TNI, Linmas, perangkat desa, wasit bersertifikat PSSI, serta tim medis yang siaga selama pertandingan.
Melalui penyelenggaraan ini, diharapkan sepak bola dapat menjadi media pemersatu masyarakat sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet potensial dari daerah.
(Red/Rukhin)
Editor:Sofid











