News

Kolonel Rizki Purnama Putra Bersinar di AKS TNI AL 2026, Pimpin Operasi Laut Strategis Kodaeral II

×

Kolonel Rizki Purnama Putra Bersinar di AKS TNI AL 2026, Pimpin Operasi Laut Strategis Kodaeral II

Sebarkan artikel ini

Kolonel Rizki Purnama Putra Bersinar di AKS TNI AL 2026, Pimpin Operasi Laut Strategis Kodaeral II

RABN.CO.ID, JAKARTA – 6 Mei 2026 — Nama Rizki Purnama Putra mencuat sebagai salah satu figur kunci dalam jajaran perwira TNI Angkatan Laut setelah menerima penghargaan langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Muhammad Ali, dalam Apel Komandan Satuan (AKS) TNI AL 2026 di Gedung Auditorium Denma Mabesal Jakarta 4 Mei 2026.

Sebagai Komandan Satuan Kapal Patroli Kodaeral II (Dansatrol Kodaeral II), Kolonel Laut (P) Rizki dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan operasional yang efektif dalam menjaga keamanan laut di wilayah kerjanya yang strategis dan rawan pelanggaran.

Operasi Senyap, Hasil Nyata

Dalam periode 2025 hingga awal 2026, satuan di bawah komando Rizki mencatatkan sejumlah capaian signifikan. Operasi patroli yang dijalankan tidak hanya berfokus pada kehadiran militer di laut, tetapi juga penindakan tegas terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum.

Beberapa keberhasilan utama meliputi:
Penggagalan penyelundupan komoditas bernilai tinggi seperti timah dan logam tanah jarang
Penindakan perdagangan ilegal benih bening lobster (BBL) dan sisik trenggiling
Pencegahan distribusi barang ilegal seperti pakaian bekas, rokok, dan kosmetik tanpa izin
Penindakan terhadap peredaran minuman keras dan narkotika di jalur laut.

Pendekatan yang diterapkan mengombinasikan patroli intensif, penguatan intelijen maritim, serta koordinasi lintas instansi, termasuk aparat penegak hukum dan otoritas pelabuhan.

Fokus Penguatan Wilayah Kodaeral II

Wilayah Kodaeral II dikenal sebagai salah satu jalur laut vital sekaligus rawan aktivitas ilegal. Di bawah kepemimpinan Rizki, strategi pengamanan difokuskan pada:
.Pemetaan titik rawan penyelundupan

.Optimalisasi armada kapal patroli cepat

.Peningkatan kesiapsiagaan personel di lapangan

Langkah ini dinilai efektif menekan aktivitas ilegal sekaligus meningkatkan kehadiran negara di wilayah perairan yang selama ini menjadi celah bagi pelanggaran hukum.

Pengakuan dari Pimpinan TNI AL
Dalam amanatnya, Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa keberhasilan para komandan satuan, termasuk Rizki, merupakan hasil dari kepemimpinan yang adaptif dan kerja kolektif yang solid.

Menurutnya, komandan di lapangan memegang peran penting dalam menerjemahkan kebijakan strategis menjadi aksi nyata di wilayah operasi.
penghargaan juga diberikan atas keberhasilan dalam menanggulangi penangkapan ikan secara ilegal (Illegal Fishing) serta apresiasi khusus bagi satuan yang bertugas dengan dedikasi tinggi di wilayah Papua.

Pesan Kepala Staf Angkatan Laut
​Dalam amanatnya, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan kesiapsiagaan di lapangan. Beliau menyampaikan bahwa seluruh jajaran, mulai dari pimpinan satuan hingga prajurit di garis depan, harus terus memperkuat sinergi.

​”Melalui kerja sama yang erat dan kesatuan pandangan, seluruh jajaran diharapkan dapat menjadi garda terdepan yang tangguh dan sigap dalam menjaga kehormatan serta kedaulatan wilayah laut nusantara,” ujar Kasal.
​Simbol Profesionalisme Perwira Lapangan

Penghargaan yang diterima Kolonel Rizki bukan sekadar bentuk apresiasi personal, tetapi juga mencerminkan pentingnya peran satuan patroli dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Di tengah meningkatnya tantangan keamanan maritim, figur seperti Rizki menjadi representasi perwira lapangan yang mampu menggabungkan ketegasan, strategi, dan koordinasi lintas sektor.

Ke depan, keberhasilan ini diharapkan menjadi standar baru bagi satuan patroli TNI AL lainnya dalam menghadapi dinamika ancaman di wilayah perairan nasional.

(Red/RS)
Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *