Warga Desa Pagelaran Menanti Janji Perbaikan Jalan, Audiensi Berlangsung Damai dan Penuh Harapan
RABN.CO.ID, PEMALANG – Audiensi masyarakat Desa Pagelaran dengan Pemerintah Desa Pagelaran yang digelar pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 09.00–11.00 WIB di Pendopo Balai Desa Pagelaran, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Audiensi tersebut dihadiri unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimca) Watukumpul, yakni Camat Watukumpul, Danramil Watukumpul beserta anggota, Kapolsek Watukumpul beserta anggota, perangkat kecamatan, tokoh masyarakat, serta elemen warga Desa Pagelaran.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi dan tuntutan terkait penyelenggaraan pemerintahan desa. Meski Kepala Desa Pagelaran, Juli Hermanto, tidak hadir dalam audiensi, masyarakat tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan meminta agar kepala desa segera dihadirkan untuk memberikan penjelasan secara langsung kepada warga. Bahkan, warga menyatakan akan tetap menunggu kehadiran kepala desa hingga waktu yang belum ditentukan.
Salah satu tuntutan utama masyarakat adalah mendesak Kepala Desa Pagelaran untuk segera merealisasikan janji perbaikan jalan desa sepanjang kurang lebih 3,3 kilometer. Warga menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut sebelumnya dijanjikan akan selesai pada akhir April 2026, namun hingga saat ini belum terealisasi sehingga menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar dilibatkan dalam proses pemeriksaan yang saat ini sedang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Pemalang terkait dugaan penyelewengan anggaran desa. Warga berharap dapat dipanggil dan dimintai keterangan guna memperkuat informasi dan dugaan yang telah disampaikan dalam laporan masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Watukumpul dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat dan akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait sesuai kewenangan. Camat Watukumpul juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas, menghormati proses pemeriksaan yang sedang berjalan, serta mengedepankan penyelesaian persoalan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hingga audiensi berakhir pada pukul 11.00 WIB, situasi tetap dalam keadaan aman dan kondusif karena kesadaran masyarakat menjaga ketertiban lingkungannya, serta pengawalan dari unsur TNI-Polri.
Pemerintah Kecamatan bersama unsur TNI-Polri juga mengapresiasi sikap masyarakat yang tetap menjaga kondusivitas selama audiensi berlangsung. Semangat menjaga ketertiban dan mengedepankan dialog dinilai menjadi modal penting agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mekanisme yang sesuai aturan.
(Red/Frj)
Editor:Sofid











