Keberhasilan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan, Ketua Umum RABN: Polri Jadi Pilar Kedaulatan Nasional Presiden Prabowo
RABN.CO.ID, JAKARTA – 7 Mei 2026 — Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno SH menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah strategis Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul pelaksanaan panen raya jagung serentak kuartal II dan groundbreaking ketahanan pangan Polri di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Agus Winarno, keterlibatan aktif Polri dalam sektor ketahanan pangan menunjukkan transformasi peran institusi negara yang tidak hanya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai bagian dari penggerak pembangunan nasional yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.

“Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi kedaulatan bangsa. Apa yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjukkan kepemimpinan yang visioner, responsif, dan mampu menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto ke dalam kerja nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Agus Winarno SH,kepada awak media.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memberikan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam mendukung agenda strategis nasional. Presiden menilai keberhasilan program ketahanan pangan Polri tidak terlepas dari kualitas kepemimpinan yang solid di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
“Saya melihat peran Polri luar biasa. Kalau bagus ya harus kita akui bagus, kalau baik ya harus kita akui baik,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para petani, jajaran Forkopimda, serta unsur pemerintah daerah.
Presiden juga menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi ditentukan oleh kepemimpinan yang kuat dan manajemen yang berjalan efektif. Analogi tersebut disampaikan Presiden melalui perumpamaan sebuah tim sepak bola yang mampu meraih kemenangan karena didukung pelatih, kapten, dan sistem organisasi yang solid.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo turut menyampaikan penghargaan khusus kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dedikasi dan kontribusinya terhadap bangsa. Presiden bahkan menyinggung bahwa Kapolri dinilai layak memperoleh penghargaan Bintang Mahaputera atas pengabdiannya dalam memperkuat ketahanan nasional, termasuk di sektor pangan.
“Terima kasih kepada Polri. Di tengah tantangan dan krisis global, Indonesia memiliki putra-putri bangsa yang inovatif dan tidak mengenal menyerah,” kata Presiden.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa panen raya jagung kuartal II dilaksanakan di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung.
Program tersebut dinilai tidak hanya memperkuat stok pangan nasional, tetapi juga mulai membuka peluang ekspor hasil pertanian Indonesia. Sebanyak 100 ton jagung telah dikirim ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Dari sisi ekonomi kerakyatan, program ini juga memberikan dampak langsung kepada petani. Koperasi membeli hasil panen jagung petani dengan harga Rp6.500 per kilogram dan dipasarkan untuk kebutuhan ekspor sebesar Rp7.000 per kilogram, sehingga menciptakan nilai tambah yang lebih baik bagi masyarakat.
Selain penguatan sektor pangan, Kapolri turut melaporkan perkembangan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang kini telah mencapai 1.376 titik di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari pelayanan sosial dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN),Agus Winarno, SH menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah pusat, aparat negara, dan masyarakat mampu menghadirkan kebijakan yang produktif dan berdampak luas bagi rakyat.
Menurutnya, langkah Polri dalam mendukung swasembada pangan sekaligus mempertegas arah pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai bagian penting dari kedaulatan negara.
“Semangat gotong royong, inovasi, dan kerja nyata seperti inilah yang dibutuhkan bangsa saat ini. RABN mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam membangun Indonesia yang kuat, mandiri pangan, dan berdaulat demi kesejahteraan rakyat,” pungkas Agus Winarno SH.
(Red/aw)
Editor:Sofid











