News

Apresiasi Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno, SH atas Silaturahmi Dua Negarawan Bangsa

×

Apresiasi Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno, SH atas Silaturahmi Dua Negarawan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Apresiasi Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno, SH atas Silaturahmi Dua Negarawan Bangsa

RABN.CO.ID, MAGELANG – 10 Mei 2026 — Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno, SH menyampaikan apresiasi tinggi atas pertemuan silaturahmi kebangsaan antara Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo di Magelang, Jawa Tengah. Pertemuan dua tokoh nasional tersebut dinilai menjadi simbol kuat keteladanan negarawan dalam menjaga persatuan, komunikasi kebangsaan, dan stabilitas nasional.

Menurut Agus Winarno, silaturahmi yang berlangsung penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan itu bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan membawa pesan moral yang penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah berbagai tantangan nasional maupun global, komunikasi antar tokoh bangsa dinilai memiliki arti strategis dalam memperkuat harmoni dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami dari Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) memberikan apresiasi atas silaturahmi kebangsaan antara Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo. Pertemuan ini mencerminkan semangat persaudaraan, kebijaksanaan, dan keteladanan para negarawan dalam menjaga persatuan bangsa,” ujar Agus Winarno, SH.

Ia menegaskan, pengalaman panjang kedua tokoh tersebut dalam bidang pemerintahan, pertahanan, dan pembangunan nasional merupakan aset moral bangsa yang sangat berharga. Oleh karena itu, komunikasi dan hubungan baik antar tokoh bangsa harus terus dijaga sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan menjaga stabilitas nasional.

Dalam pandangan RABN, pertemuan tersebut juga menjadi teladan penting bagi generasi muda Indonesia bahwa perbedaan pandangan maupun dinamika politik tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan dan kepentingan nasional. Bangsa Indonesia, kata Agus Winarno, membutuhkan keteduhan, kebijaksanaan, dan semangat gotong royong dari seluruh elemen bangsa untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pendahulu dan menjaga komunikasi demi kepentingan rakyat serta keutuhan NKRI. Silaturahmi antar tokoh bangsa seperti ini menjadi energi positif dalam memperkuat optimisme dan semangat kebangsaan masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Agus Winarno juga menilai, pertemuan antara SBY dan Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo menunjukkan bahwa nilai persatuan harus selalu ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan politik sesaat.

Menurutnya, keberadaan tokoh-tokoh senior bangsa yang tetap aktif menjaga komunikasi dan persaudaraan merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana nasional yang kondusif.
Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh militer senior yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selain pernah menjabat sebagai Pangkostrad, ia juga pernah dipercaya menjadi Gubernur Jawa Tengah serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan. Sementara Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Presiden Republik Indonesia ke-6 yang dikenal luas memiliki perhatian besar terhadap stabilitas nasional, demokrasi, dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Silaturahmi kebangsaan tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat karena dinilai membawa pesan persatuan dan keteladanan yang menyejukkan. Warga sekitar kediaman Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo di Magelang tampak antusias menyambut kehadiran Presiden ke-6 RI tersebut sebagai bagian dari momentum kebangsaan yang sarat nilai persaudaraan dan semangat pengabdian kepada negara.

Agus Winarno ,berharap semangat silaturahmi kebangsaan yang ditunjukkan kedua negarawan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas nasional, dan bersama-sama membangun Indonesia yang maju, kuat, serta bermartabat di masa depan.Pungkasnya

(Red/Frj)
Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *