News

Selaras Program Pariwisata Gubernur Jawa Tengah, Hotel Moga Indah Pemalang Didorong Segera Direvitalisasi

×

Selaras Program Pariwisata Gubernur Jawa Tengah, Hotel Moga Indah Pemalang Didorong Segera Direvitalisasi

Sebarkan artikel ini

Selaras Program Pariwisata Gubernur Jawa Tengah, Hotel Moga Indah Pemalang Didorong Segera Direvitalisasi

RABN.CO.ID, SEMARANG – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat sektor pariwisata daerah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Pemalang. Di tengah semangat pembangunan wisata yang terus digaungkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, keberadaan Hotel Moga Indah yang hingga kini terbengkalai dinilai tidak boleh lagi dibiarkan tanpa arah dan kepastian penanganan.Sabtu (16/5/2026)

Hotel Moga Indah merupakan aset daerah yang dibangun pada masa pemerintahan sebelumnya dengan anggaran mencapai sekitar Rp27 miliar dari uang rakyat. Proyek tersebut semula dirancang menjadi pusat pengembangan wisata kawasan selatan Pemalang sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat. Namun hingga kini, bangunan yang pernah digadang-gadang menjadi ikon wisata daerah itu justru kehilangan fungsi, minim aktivitas, dan belum memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat maupun pendapatan daerah.

Kondisi tersebut memunculkan desakan publik agar Pemerintah Kabupaten Pemalang segera mengambil langkah nyata melalui program revitalisasi menyeluruh. Masyarakat menilai pembiaran berkepanjangan terhadap aset bernilai miliaran rupiah itu hanya akan memperbesar kerugian daerah dan memperlihatkan lemahnya keberanian dalam mengelola potensi strategis yang sebenarnya memiliki prospek besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Dorongan revitalisasi semakin menguat seiring harapan masyarakat agar Bupati Pemalang turun langsung meninjau kondisi Hotel Moga Indah dan menetapkan langkah penyelamatan yang terukur. Publik menilai pemerintah daerah perlu menunjukkan keseriusan dan keberpihakan terhadap optimalisasi aset daerah agar pembangunan yang telah menggunakan anggaran besar tidak berakhir menjadi simbol stagnasi birokrasi.

Revitalisasi Hotel Moga Indah dipandang bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik yang rusak, melainkan menghidupkan kembali fungsi ekonomi, sosial, dan pariwisata kawasan Moga secara menyeluruh.

Pembenahan dinilai harus mencakup renovasi fasilitas utama, penataan lingkungan kawasan, penguatan akses infrastruktur, hingga penyusunan konsep wisata modern yang mampu menarik wisatawan dan investor.
Langkah tersebut dinilai selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mendorong setiap daerah mengoptimalkan potensi wisata lokal sebagai instrumen penggerak ekonomi masyarakat. Dalam berbagai agenda pembangunan daerah, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya menghadirkan kawasan wisata yang produktif, kompetitif, dan mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Wilayah Moga sendiri dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi unggulan Jawa Tengah. Berada di kawasan pegunungan dengan udara sejuk dan panorama alam yang kuat, Moga sebenarnya memiliki daya tarik wisata yang kompetitif.

Namun potensi tersebut dinilai belum dikelola secara maksimal sehingga tertinggal dibanding daerah lain yang lebih progresif membangun sektor wisata berbasis kawasan terpadu.

Publik menilai revitalisasi Hotel Moga Indah dapat menjadi momentum penting bagi Pemalang untuk memperbaiki tata kelola aset sekaligus memperkuat identitas wisata daerah. Kawasan wisata yang kembali hidup diyakini mampu membuka lapangan kerja baru, menggerakkan UMKM lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, hingga menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sisi lain, DPRD Kabupaten Pemalang juga diminta membangun koordinasi serius bersama jajaran eksekutif agar agenda revitalisasi tidak berhenti pada tataran wacana.

Sinergi legislatif dan eksekutif dinilai penting untuk memastikan dukungan anggaran, kepastian regulasi, serta pengawasan pembangunan berjalan transparan dan tepat sasaran.

Masyarakat berharap revitalisasi dilakukan secara profesional, terukur, dan berkelanjutan, bukan sekadar proyek jangka pendek tanpa dampak nyata. Pemerintah juga diharapkan membuka ruang kolaborasi dengan investor maupun pelaku ekonomi lokal agar kawasan Hotel Moga Indah dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru di wilayah selatan Pemalang.

Di tengah semangat pembangunan daerah dan penguatan sektor pariwisata Jawa Tengah, publik kini menunggu keputusan konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang.

Hotel Moga Indah tidak boleh terus menjadi bangunan bisu yang menyimpan ironi pembangunan: dibangun dengan anggaran besar dari rakyat, namun kehilangan fungsi akibat lemahnya pengelolaan dan minimnya langkah penyelamatan. Pemalang membutuhkan kebijakan yang visioner agar aset strategis tersebut kembali hidup, produktif, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Kini masyarakat menaruh harapan kepada pemerintahan saat ini untuk hadir dengan langkah nyata, bukan sekadar melanjutkan jejak lama yang berhenti pada pembangunan fisik tanpa keberlanjutan. Revitalisasi Hotel Moga Indah menjadi ujian penting: apakah pemerintah mampu mengubah aset terbengkalai menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat, atau kembali membiarkannya menjadi monumen mahal dari lemahnya tata kelola masa lalu.

(Red/Frj)
Editor:Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *