DPUPR Pemalang Percepat Rekonstruksi Jalan Paket 7 di Belik, Jaga Standar Mutu di Tengah Tantangan Lapangan
RABN.CO.ID, PEMALANG – 26 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rekonstruksi Ruas Jalan Paket 7 di Kecamatan Belik yang menghubungkan jalur Belik–Watukumpul serta Gejos–Tlagasana.
Memasuki hari ke-15 masa pelaksanaan, progres pekerjaan menunjukkan capaian signifikan. Sepanjang 1,3 kilometer ruas jalan telah berhasil diselesaikan tahap pengaspalannya. Pekerjaan dilaksanakan dengan standar teknis yang terukur dan ketat, menggunakan lapisan aspal setebal total 10 sentimeter, terdiri dari base course 6 sentimeter dan wearing course 4 sentimeter, guna memastikan daya tahan serta keamanan jalan dalam jangka panjang.
Kepala Dinas DPUPR Kabupaten Pemalang menegaskan bahwa proyek ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian daerah. Di tengah dinamika lapangan, termasuk kendala pasokan material, pelaksanaan pekerjaan tetap diarahkan berjalan optimal tanpa mengabaikan kualitas.
“Pemerintah daerah memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis. Jalan ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat, sehingga kualitas dan ketepatan waktu menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Sebagai bentuk akuntabilitas publik, proyek ini didanai melalui APBD Kabupaten Pemalang dengan nilai kontrak sebesar Rp3,93 miliar. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV. Rekan Rukun Berkarya, dengan pengawasan teknis oleh CV. Global Disain. Adapun durasi pelaksanaan ditetapkan selama 120 hari kerja.
Pengawasan dilakukan secara berlapis untuk menjamin mutu hasil pekerjaan. Konsultan pengawas ditugaskan memantau setiap tahapan, mulai dari penyiapan badan jalan hingga proses penghamparan dan pemadatan aspal.
Selain itu, dokumentasi berbasis koordinat digital turut diterapkan sebagai bagian dari upaya transparansi dan akuntabilitas kinerja proyek.
Respons positif juga datang dari masyarakat setempat yang mulai merasakan manfaat perbaikan infrastruktur tersebut. Kondisi jalan yang sebelumnya licin dan berlubang kini berangsur membaik, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan lebih bagi pengguna jalan.
Pemerintah Kabupaten Pemalang turut mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal proses pembangunan. Pengawasan bersama dinilai penting untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas.
Dengan percepatan penyelesaian Rekonstruksi Jalan Paket 7 ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap dapat mendorong kelancaran distribusi barang dan jasa, menekan biaya logistik, serta meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Belik dan sekitarnya.
Para pemangku kebijakan dituntut bukan hanya hadir saat peresmian, tetapi juga konsisten mengawal kualitas hingga akhir. Rakyat tidak membutuhkan narasi keberhasilan yang berulang, melainkan bukti nyata yang bertahan lama di lapangan.
Jika tidak, maka setiap lapisan aspal yang digelar berisiko menjadi simbol ironi: terlihat mulus di awal, namun perlahan retak seiring pudarnya komitmen. Di titik inilah publik berhak bertanya—apakah pembangunan ini benar untuk rakyat, atau sekadar untuk menggugurkan kewajiban administratif?
(Red/Masrukhin)
Editor:Sofid











