Menjelang Penetapan Cakades, Aspirasi Warga Kabunan Mulai Mengarah kepada Slamet Muhajirin
RABN.CO.ID, PEMALANG – Menjelang penetapan calon kepala desa pada 1 November 2026 dan pelaksanaan Pilkades Kabunan pada 9 November 2026, aspirasi politik warga Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, mulai semakin terlihat. Dari percakapan dan dukungan yang berkembang di sejumlah lingkungan masyarakat, pilihan sebagian warga tampak lebih condong kepada Slamet Muhajirin sebagai figur yang diharapkan membawa perubahan kepemimpinan desa.(15/9/2026)
Antusiasme tersebut terlihat terutama dari kalangan ibu-ibu yang secara terbuka menyampaikan harapan agar Desa Kabunan memiliki pemimpin baru. Bahkan, seorang warga perempuan melontarkan celetukan khas Kabunan dengan penuh semangat, “Pokoke Kadese ganti sing anyar.”

Ungkapan spontan tersebut bukan sekadar celoteh, tetapi menjadi gambaran aspirasi sebagian warga yang menginginkan adanya penyegaran dalam kepemimpinan desa. Nama Slamet Muhajirin pun semakin sering disebut dalam percakapan warga menjelang tahapan resmi Pilkades.
Aspirasi serupa juga terdengar dari kalangan bapak-bapak di lingkungan berbeda. Mereka membicarakan masa depan Desa Kabunan sekaligus mengingat kembali cerita dan budaya leluhur mengenai perjalanan kepemimpinan desa. Bagi sebagian warga, momentum Pilkades dinilai tepat untuk menentukan apakah kepemimpinan lama perlu dipertahankan atau masyarakat memilih figur baru.

Dukungan yang mengarah kepada Slamet Muhajirin tersebut tetap merupakan dinamika aspirasi masyarakat dan belum dapat dimaknai sebagai gambaran hasil akhir Pilkades. Namun, semakin terbukanya warga menyampaikan pilihan menunjukkan bahwa kontestasi politik desa mulai memasuki fase yang semakin menarik perhatian.
Bagi masyarakat, figur kepala desa bukan hanya soal popularitas.
Pemimpin desa diharapkan mampu membangun pemerintahan yang transparan, mengelola keuangan desa secara akuntabel, membuka ruang partisipasi masyarakat serta memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Kini, seluruh perhatian mengarah pada tahapan penetapan calon dan masa kampanye. Aspirasi yang berkembang di masyarakat akan menemukan pembuktiannya melalui suara warga pada 9 November 2026.
Siapa pun yang terpilih nantinya, Pilkades Kabunan diharapkan berlangsung jujur, tertib dan demokratis. Bagi Slamet Muhajirin, dukungan yang mulai menguat tersebut menjadi amanah sekaligus tantangan untuk membuktikan bahwa harapan perubahan yang disuarakan warga dapat diterjemahkan menjadi gagasan dan kerja nyata bagi Desa Kabunan.
(Red/Frj)
Editor: Sofid











