News

PSHT Rayon Plalangan Gelar Ujian Kenaikan Tingkat 65 Siswa Baru Perkuat Karakter Persaudaraan dan Pelestarian Budaya

×

PSHT Rayon Plalangan Gelar Ujian Kenaikan Tingkat 65 Siswa Baru Perkuat Karakter Persaudaraan dan Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini

PSHT Rayon Plalangan Gelar Ujian Kenaikan Tingkat 65 Siswa Baru Perkuat Karakter Persaudaraan dan Pelestarian Budaya

RABN.CO.ID, JEMBER – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Dusun Jambuan, Rayon Plalangan, Ranting Kalisat, Cabang Jember, Pusat Madiun, menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) bagi 65 siswa baru dari tingkat pra polos ke polos. Kegiatan yang berlangsung pada malam hari tersebut diikuti sekitar 65 siswa dengan penuh semangat dan disiplin.Minggu (19/7/2026)

Pelaksanaan ujian mendapat pendampingan langsung dari para pelatih, di antaranya Kang Mas Fauzan, Kang Mas Husen Asnawi, Kang Mas M. Andi Irawan, dan Kang Mas Dwi Prastiyo. Selain menguji kemampuan teknik dasar, senam, dan jurus pencak silat, para pelatih juga memberikan pembekalan karakter sebagai bekal para siswa dalam menjalani kehidupan bermasyarakat .

Dalam arahannya, para pelatih menekankan pentingnya menjaga sikap, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, serta mampu membawa nama baik organisasi di mana pun berada. Filosofi bunga Terate yang tetap tumbuh dan mekar di berbagai tempat dijadikan simbol agar setiap warga PSHT mampu memberikan manfaat, keteladanan, dan menjaga kehormatan organisasi dalam setiap langkah kehidupan.

Momentum UKT juga dimanfaatkan untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai persaudaraan sejati sebagai amanah luhur yang diwariskan para pendahulu. Para peserta diingatkan agar senantiasa mengedepankan semangat persatuan, menjunjung tinggi etika, serta ikut melestarikan seni budaya pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Melalui kegiatan ini, PSHT Rayon Plalangan berharap dapat mencetak generasi pesilat yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, serta berkomitmen menjaga persaudaraan dan melestarikan budaya Indonesia di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

(Red/Gnw)
Editor: Sofid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *